
KUNJUNGAN– Senator Kalteng, Agustin Teras Narang, mengunjungi Bulog Kalteng untuk melakukan pemantauan terhadap ketersediaan barang seperti beras, minyak goreng, daging, dan kebutuhan pokok lainnya dalam persiapan menghadapi ramadan, Selasa (7/3), di Palangka Raya.
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Senator Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang mengunjungi Kantor Wilayah Badan Urusan Logistik (Kanwil Bulog) Kalteng. Kunjungan kerja (kunker) dalam rangka memastikan kondisi pangan di Kalteng terjamin dan aman terkhusus jelang Ramadan dan Idul Fitri. Tidak saja melakukan dialog dengan Kepala Bulog Kalteng Sony Supriyadi, tapi juga meninjau langsung pendistribusian pangan kepada masyarakat.
Teras Narang mengurai hasil dialog yang dilakukan dengan Kepala Bulog Kalteng, Sony Supriyadi, bahwa ketersediaan beras di Kalteng memadai. Kendati memadai, ke depan harus ditingkatkan karena akan menghadapi puasa dan hari raya. Umumnya pada jelang bulan puasa atau ramadan harga barang cenderung mengalami kenaikan, kondisi ini harus bisa dikontrol oleh pemerintah.
Menurut Teras Narang, yang terpenting adalah mampu menjaga supply and demand. Konsennya di sini adalah masalah ketersediaan, sebab Bulog sudah memiliki jaringan berkenaan dengan masalah ketersediaan itu. Di samping masalah ketersediaan beras, yang juga penting dan menjadi perhatian adalah masalah inflasi. Ada beberapa daerah yang inflasinya akan tinggi.
“Saya juga mempertanyakan mengapa inflasi di beberapa kabupaten tersebut akan meninggi. Inflasi mengalami kenaikan atau tinggi, penyebabnya adalah tidak seimbangnya antara ketersediaan barang dengan permintaan barang. Komoditi lain yang juga ditanyakan adalah minyak goreng. Harga dari pemerintah adalah Rp14 ribu, dan Bulog membantu pemerintah dalam menyuplai minyak goreng kepada masyarakat,” kata Gubernur Kalteng Periode 2005-2015 ini, usai mengunjungi Bulog Kalteng, Selasa (7/3).
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng ini mengakui, suplai yang diberikan oleh pusat belum seimbang. Perlu ada percepatan penyaluran minyak goreng bagi masyarakat. Juga dibahas masalah daging, telur, ataupun ayam dalam menghadapi masa-masa ramadan.
Teras Narang tidak ingin Kalteng terdampak atas masalah pangan. Diharapkan lumbung-lumbung padi yang ada di Kalteng untuk menjadi perhatian serius. Seperti di Barito ada di Barito Timur (Bartim), ada pula di Lamandau, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Apa langkah yang ditempuh pemerintah agar kabupaten-kabupaten ini tetap menjadi lumbung.
Teras Narang menegaskan, suplai menuju wilayah Kabupaten Gunung Mas harus terjamin dan aman, suplai barang semuanya tergantung transportasi. Apabila transportasi terganggu atau terkendala, maka suplai pun terkendala. Apabila jalan rusak, maka biaya angkut akan naik, dan berimbas pada kenaikan harga barang nantinya.
Dulu, tambah Teras Narang, menuju Kabupaten Gunung Mas hanya 3 jam. Sekarang, karena jalan rusak memerlukan waktu sekitar 6 jam, membuat minyak menjadi boros, tenaga dan waktu yang banyak terbuang. Infrastruktur yang sudah dibangun menuju Kabupaten Gumas kiranya dapat tetap terpelihara dan dipelihara dengan baik. ded











