Spirit Kalteng

Mangsa Ayam, 2 Piton Dievakuasi Tim ERP dan DPKP 

20
×

Mangsa Ayam, 2 Piton Dievakuasi Tim ERP dan DPKP 

Sebarkan artikel ini
Mangsa Ayam, 2 Piton Dievakuasi Tim ERP dan DPKP 
Mangsa Ayam, 2 Piton Dievakuasi Tim ERP dan DPKP 
TABENGAN/FERRY WAHYUDI
EVAKUASI- Tim ERP ketika mengamankan ular piton sepanjang 3 meter di rumah warga.

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Masih tingginya curah hujan di Kota Palangka Raya turut berpengaruh terhadap lingkungan para binatang buas. Salah satunya adalah hewan melata jenis ular.

Pada Kamis (9/3) malam, 2 ular jenis piton dievakuasi oleh tim relawan Emergency Respons Palangka Raya (ERP) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya.

Evakuasi pertama kali dilakukan oleh tim ERP di Jalan Kalibata, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya. Ular piton sepanjang 3 meter diamankan setelah memangsa seekor ayam milik warga.

Anggota Tim Emergency Response Palangka Raya (ERP), Ahmad Subandy mengatakan, peristiwa tersebut berawal pada saat pemilik ayam terbangun dari tidurnya akibat mendengar suara gaduh dari dalam kandangnya.

“Waktu pemilik ayam ini memeriksa asal-usul suara gaduh tersebut. Ternyata sudah terdapat seekor ular yang panjang telah memangsa ayamnya,” katanya, Jumat (10/3).

Kemudian, menggunakan penjepit besi pihaknya mengevakuasi ular dengan nama latin Malayopython reticulatus dari dalam kandang ayam warga.

Di tempat berbeda, petugas DPKP Kota Palangka Raya turut mengevakuasi ular piton sepanjang 3 meter di Jalan Manyar III, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya. Ular piton dievakuasi dari kandang ayam milik warga.

Kepala Seksi Pengendali Operasi dan Komunikasi Penyelamatan, Bidang Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sucipto mengatakan, ular tersebut baru diketahui oleh pemilik, pada saat terdengar suara gaduh dari kandang ayam miliknya.

“Ternyata ular tersebut telah memangsa tiga ekor ayam milik warga,” sebutnya.

Tak terima ayamnya dimangsa ular, pemilik rumah memberanikan diri untuk mengevakuasi ular yang terkenal dengan belitan yang mematikan.

Dengan memanfaatkan kondisi ular yang tidak agresif akibat kenyang usai memangsa ayam, ular akhirnya dapat dievakuasi dan diserahkan ke DPKP Kota Palangka Raya.

“Memang berdasarkan pengakuan warga, ayam miliknya ini sering hilang namun tidak tahu hilang ke mana. Ternyata ayam miliknya hilang dimangsa ular. Selanjutnya ular yang dievakuasi kemudian diamankan  untuk nantinya dilepasliarkan ke habitatnya yang jauh dari permukiman warga,” terang Sucipto. fwa