“Sering Panggil Saya dengan Panggilan Dangsanak”
Saat Saya sedang mandi pada malam hari (Rabu, 6 September), sayup-sayup saya dengar pangggilan istri yang menginformasikan kabar duka, telah berpulang ke Rahmatullah sahabat kami H. Sutransyah.
Setelah selesai mandi, saya menghubungi Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalteng, yang sedang bersiap-siap menuju Rumah Sakit Muhammadiyah Palangka Raya, untuk memastikan kebenaran kabar duka tersebut.
“Kepada saya, Ika Lelunu mengatakan bahwa Jenazah Almarhum H. sutransyah mantan Ketua PWi Kalteng, tiga periode sudah ada di rumah duka untuk disemayamka, sebelum dimakamkan pada hari Kamis,“ kata Sadagori Henoch Binti yang akrab dsiapa Ririen Binti ini.
Saat saya datang ke rumah duka sekitar pukul 21.00 WIB, lanjut Ririen, sudah banyak teman-teman wartawan, keluarga dan teman-teman Almarhum berkumpul di rumah duka.
Banyak hal menarik dan berkesan selama menjalani kebersamaan dalam dunia Jurnalistik dan mengurus organisasi PWI Kalteng bersama Alamarhum, yang selalu memiliki terobosan dan ide yang membuat keberadaan PWI Kalteng semakin maju dan berprestasi hingga saat ini.
“Tahun 2016, untuk pertama kalinya selama berdirinya, PWI Kalteng berhasil meraih juara 3 nasional dalam Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Bandung Jawa Barat. Ketika itu, Almarhum yang memimpin kontingen Kalteng, mempercayakan saya sebagai ketua Satgas Porwanas,“ ungkap Ririen.
Bagi saya pribadi, tutur Ririen, sosok H. Sutransyah adalah sosok pemimpin yang sangat Nasionalis, karena selama Beliau menjabat sebagai Ketua PWI Kalteng beliau sangat memperhatikan hari-hari besar keagamaan, termasuk Hari besar Agama Kristen, dimana Beliau mendorong kami Wartawan Kristen untuk menyelenggarakan ibadah kebhaktian persekutuan wartawan kristen setiap satu bulan sekali di kantor PWI Kalteng, bahkan menggelar Natal wartawan pertama kali dan terus digelar hingga sekarang.
“Pada Tahun 2009, Almarhum meminta saya menjadi Ketua Panitia Natal, dan ini untuk pertama kalinya PWI Kalteng menyelenggarakan Perayaan Natal yang digelar di Gedung pertemuan Batang Garing, Palangka Raya. Bersyukur kepada Tuhan, apa yang menjadi terobosan Almarhum terus dilanjutkan Pengurus PWI Kalteng berikutnya,” ungkap Ririen Binti.
Bagi Keluarga kami, Ririen melanjutkan, sosok Almarhum sangat tidak asing , karena ketika menyambut hari Raya Natal Beliau dan keluarga sering menjadi tamu pertama yang berkunjung ke rumah kami, untuk bersilaturahmi, bahkan saat kami pulang dari Gereja untuk Ibadah Hari Raya Natal, beliau dan keluarga sudah ada rumah.
“Satu hal yang membuat saya merasa kehilangan dan tidak dapat menahan air mata saat pelepasan Jenazah Almarhum di halaman Kantor PWI Kalteng di depan Istri dan anak-anaknya adalah, Beliau sangat sering memanggil saya dengan panggilan akrab dengan sebutan Dangsanak, yang menurut saya itu sebagai wujud beliau menganggap keberadaan saya adalah bagian dari keluarganya,” kata Ririen.
“Selamat jalan Sang Pejuang dan Guru bagi banyak Insan Pers, yang sudah mendirikan fondasi kokoh untuk organisasi PWI sehingga bisa terus berkembang mengikuti kemajuan Zaman, dan Selamat Jalan menuju Ke-Abadian dan tenang bersama Pemilik Kehidupan ini”.
Penulis: Sadagori H. Binti ( Ririen Binti )
Wakil Ketua PWI Kalteng Bidang Hubungan Antarlembaga











