-
Hukrim

Meratap di Jembatan Kahayan, IRT Diduga Hendak Bunuh Diri

40
×

Meratap di Jembatan Kahayan, IRT Diduga Hendak Bunuh Diri

Sebarkan artikel ini
DIGAGALKAN - Warga dan relawan ERP ketika membujuk NT untuk menjauh dari pinggiran Jembatan Kahayan. TABENGAN/FERY
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Seorang wanita berinisial NT (39) diamankan warga dan relawan karena diduga hendak bunuh diri di atas Jembatan Kahayan, Palangka Raya, Minggu (24/3) malam. Ibu rumah tangga (IRT) tersebut ditemukan warga dalam keadaan menangis histeris setelah baru diceraikan. Takut terjadi sesuatu hal yang negatif, warga kemudian berupaya menenangkan NT yang kemudian dievakuasi ke Polsek Pahandut.

Pahrurrazi, salah satu warga, mengatakan jika saat itu pihaknya melihat ada seorang wanita duduk di pinggir jembatan sambil menangis. Melihat itu, ia segera menghubungi pihak kepolisian dan tim Emergency Response Palangka Raya (ERP).

“Kurang lebih sekitar 30 menit duduk di atas jembatan Kahayan sambil menangis histeris. Sehingga saya segera hubungi kepolisian dan relawan,” ucapnya, Senin (25/3).

Ia sempat mencoba menenangkan wanita tersebut agar tidak nekat melompat, namun diminta pergi oleh NT.

“Wanita itu naik sepeda motor ke jembatan. Motornya diparkir di pinggir jembatan. Saat ditanya, wanita itu cuma bilang mau cari tempat menangis,” ujarnya.

Setelah berhasil dibujuk untuk dibawa ke Polsek Pahandut, NT lalu berbincang dengan Satgas PPA Kalteng.

“Jadi wanita ini hanya ingin mengurangi beban hatinya dengan cara berteriak di atas jembatan karena habis bercerai dengan suaminya,” ucap Widya Kumala, petugas Satgas PPA Kalteng. fwa

 

-
-
-