+Pembangunan Kota Mendatang Prioritaskan Aspek Lingkungan
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Dalam Sidang Paripurna Ke-6 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2023/2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Palangka Raya, baru-baru ini, mengagendakan mendengarkan pidato pengantar Wali Kota Palangka Raya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Palangka Raya tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Palangka Raya 2025/2045.
Kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu menyampaikan bahwa dokumen RPJPD dari sisi eksekutif, sangat strategis.
Menurutnya, dalam perencanaan pembangunan jangka panjang hingga 20 tahun kedepan, Pemerintah Kota harus mampu mengidentifikasi kebutuhan pembangunan di masa mendatang.
Sehingga dokumen RPJPD ini akan menjadi salah satu acuan penting untuk pelaksanaan pembangunan tersebut, termasuk dampaknya.
“Yang paling pertama harus kita pastikan adalah bagaimana dampak lingkungannya. Karena kita sudah berkomitmen bahwa pembangunan yang dilakukan di Palangka Raya, adalah pembangunan yang benar-benar memperhatikan beberapa aspek, seperti aspek lingkungan,” terang Hera.
Ia berharap pada saat pembahasan Raperda RPJPD, tim Pemerintah Kota dengan jajaran DPRD Palangka Raya dapat bersinergi dalam melakukan identifikasi.
Hera menambahkan, proses penyusunan draft RPJPD ini telah melalui proses panjang. Juga melalui tahapan tekronatis, kaji lingkungan KLHS, kaji publik serta tahap sinkronisasi antara program yang ada di RPJPD nasional, provinsi maupun dengan program internal di Pemerintah Kota Palangka Raya.
“Dan saya yakin, apa yang sudah dirumuskan dalam rancangan peraturan daerah ini telah memenuhi unsur-unsur kebutuhan dari masyarakat. Namun, kita tetap masih harus menerima saran-saran dari seluruh lapisan, baik itu teman DPRD dan juga masyarakat kita. Sebelum ini akan ditetapkan menjadi perda,” ucap Hera.
RPJPD memiliki peranan sebagai dasar pijakan yang sangat penting untuk masa 20 tahun mendatang atau 4 periode masa jabatan Wali Kota Palangka Raya.
“Kedepan, salah satunya fokus kita adalah terus mengedepankan pelayan dasar atau yang dikenal sebagai urusan wajib pelayanan dasar itu masih harus kita tingkatkan lagi. Walaupun saat ini, kita sudah melihat di angka-angka yang trennya meningkat di berbagai sektor. Kemudian, intinya kita akan mendorong bagaimana masyarakat di Kota Palangka Raya, di tahun 2045 bisa menjadi masyarakat generasi emas,” sambungnya.rba











