Spirit Kalteng

SEBANGAU’S BIODIVERSITY FEST 2024-Orangutan Kunci Pertahankan Keanekaragaman Hayati  

57
×

SEBANGAU’S BIODIVERSITY FEST 2024-Orangutan Kunci Pertahankan Keanekaragaman Hayati  

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/RAHUL TINJAU- KLHK RI bersama Balai Taman Nasional Sebangau, UPR dan BNF menggelar kegiatan bertajuk Sebangau’s Biodiversity Fest di Rektorat UPR, 19-20 Juni 2024.

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia berkolaborasi bersama Balai Taman Nasional Sebangau, Universitas Palangka Raya (UPR) dan Borneo Nature Foundation (BNF) menggelar kegiatan bertajuk Sebangau’s Biodiversity Fest di Rektorat UPR, 19-20 Juni 2024.

Pada hari pertama, dilaksanakan Kuliah Umum yang mengangkat tema “Orangutan Kunci​​ untuk mempertahankan Keanekaragaman​ Hayati Hutan Gambut Tropis” dengan pemateri Direktur Jenderal KSDAE Prof Dr Satyawan Pudyatmoko SHut, M.Agr.Sc. Kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa dan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palangka Raya secara virtual dan offline di Aula Rahan Rektorat UPR.

Rektor UPR Prof Dr Ir Salampak MS melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Wijanarka ST MT menyampaikan, kegiatan ini sangat penting untuk digelar mengingat peran orangutan terhadap hutan gambut tropis.

“Kami tentu mengapresiasi atas kuliah umum yang digelar ini karena memang begitu penting untuk dibahas bersama. Agar semakin banyak yang sadar betapa pentingnya orangutan dalam menjaga keankaragaman hayati hutan gambut tropis,” ungkap Wijanarka saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kuliah umum di Aula Rahan UPR, Rabu (19/6).

Dikatakan Wijanarka, berdasarkan data dari Taman Nasional Sebangau populasi orangutan mencapai 6.000 spesies dan penting untuk menjaga atas spesies orangutan tetap banyak.

“Ini sebagai bentuk komitmen kita bersama untuk menjaga spesies orangutan agar tetap banyak dan jika kita tidak menjaganya, maka perlahan-lahan populasi orangutan menjadi sedikit dan akan punah. Dan tentu kita tidak mengingkan itu semua,” imbuhnya.

Untuk itu, kata Wijanarka, perlunya konservasi untuk mempertahankan keanekaragaman hayati hutan gambut tropis itulah mengapa orangutan penting untuk dilindungi.

“Karena bagaimanapun orangutan merupakan kunci untuk mempertahankan keanekaragaman hayati hutan gambut tropis yang ada saat ini,” tandasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan kuliah umum oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Prof Dr Satyawan Pudyatmoko untuk membahas terkait peran penting orangutan. rmp

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *