SPIRIT POLITIK

PILWALI PALANGKA RAYA -Menanti Kejutan Ivo Sabran

15
×

PILWALI PALANGKA RAYA -Menanti Kejutan Ivo Sabran

Sebarkan artikel ini
PILWALI PALANGKA RAYA -Menanti Kejutan Ivo Sabran
Yulistra Ivo Sabran
PILWALI PALANGKA RAYA -Menanti Kejutan Ivo Sabran
Ahmad Hady Surya

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Palangka Raya 2024 menjadi sebuah kontestasi politik yang penuh dinamika di Kalimantan Tengah (Kalteng). Sejumlah nama muncul sebagai calon potensial, mulai Fairid Naparin, Rojikinnor, Sigit Widodo, hingga Axcel Arfriando Narang. Namun, satu sosok yang mencuri perhatian ialah Yulistra Ivo Sabran, istri Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran.

Menurut pengamat politik lokal Ahmad Hady Surya, Yulistra Ivo bukanlah nama asing di Palangka Raya. Sebagai Ketua Tim Penggerak dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalteng, Ivo aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

“Kiprahnya di masyarakat membuat Ivo dikenal luas dan dicintai oleh warga Palangka Raya. Ini memberikan modal sosial yang kuat jika ia memutuskan untuk maju di Pilwali Palangka Raya,” kata Hady kepada Tabengan, Kamis (11/7).

Hady mengemukakan, peluang Ivo untuk maju di Pilwali Palangka Raya pada pesta demokrasi 27 November mendatang sangat menarik untuk dianalisis. Beberapa faktor kunci yang mendukung peluangnya antara lain popularitas dan jejaring sosial.

Ivo memiliki popularitas yang tinggi di masyarakat berkat perannya sebagai Ketua TP-PKK dan aktivitas sosialnya yang intens. Ini memberikan keunggulan dalam hal pengenalan dan penerimaan publik. Sedangkan dukungan politik, sebagai istri Gubernur, Ivo memiliki akses ke jaringan politik yang kuat. Dukungan dari partai politik dan tokoh-tokoh penting di Kalteng bisa menjadi faktor penentu dalam pencalonannya.

“Peran suaminya, Gubernur Sugianto Sabran, juga tidak bisa diabaikan. Pengaruh dan dukungan dari Gubernur bisa menjadi faktor yang signifikan dalam memperkuat posisi Ivo di Pilwali Palangka Raya,” kata pakar digital yang juga CEO Kaltengpedia itu.

Meski demikian, lanjut Hady, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi Ivo jika memutuskan untuk maju. Berdasarkan analisis dan statemen yang pernah dilontarkan Ivo pada Maret lalu, ia belum berencana untuk maju karena fokus mendampingi suami hingga akhir masa jabatan. Ini bisa menimbulkan spekulasi tentang kesiapan dan komitmennya untuk Pilwali.

Selain itu, persaingan ketat diprediksi tentu bakal terjadi. Tidak saja calon petahana Fairid Naparin, nama lain seperti Rojikinnor juga berpotensi maju. Persaingan ini bisa membuat peta politik semakin kompleks dan dinamis.

“Fairid Naparin, incumbent Wali Kota Palangka Raya saat ini dan Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya adalah sosok dengan elektabilitas tinggi dan kedekatan yang kuat dengan masyarakat. Hal ini juga membuatnya menjadi kandidat kuat untuk terpilih kembali,” katanya.

Dinamika politik di Pilwali Palangka Raya akan terus berkembang seiring berjalannya waktu. Jika Ivo memutuskan untuk maju, pertarungan antara Fairid Naparin dan Yulistra Ivo Sabran akan menjadi salah satu yang paling menarik dan sengit di Pilkada tahun ini. Kedua sosok ini memiliki keunggulan masing-masing, dan dukungan dari masyarakat serta strategi kampanye yang efektif akan menjadi faktor penentu kemenangan.

Meskipun saat ini Fairid Naparin masih menjadi kandidat terkuat, imbuh Hady, kemunculan Ivo bisa mengubah peta politik secara signifikan. Kehadirannya akan menambah dinamika dan warna dalam Pilwali Palangka Raya, memberikan pilihan yang lebih beragam bagi masyarakat.

“Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. Akankah Yulistra Ivo Sabran benar-benar maju dan menghadirkan kejutan di Pilwali Palangka Raya? Hanya waktu yang akan menjawab,” pungkasnya. ist/hil