Spirit Kalteng

Sebagian Wilayah Kalteng Masuk Kemarau

11
×

Sebagian Wilayah Kalteng Masuk Kemarau

Sebarkan artikel ini
Sebagian Wilayah Kalteng Masuk Kemarau

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut BMKG Ika Priti menyampaikan prakiraan cuaca di Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam satu minggu ke depan. Disebutkan, sebagian besar wilayah Kalteng yang berpotensi hujan dalam keadaan nihil pada rentang 19-25 Juli 2024.

Namun, masyarakat di wilayah Kalteng bagian utara tetap perlu waspada, karena terdapat potensi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat dan durasi singkat, yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang.

“Situasi cuaca yang tidak menentu pada masa peralihan dari penghujan ke kemarau memang membuat situasi cuaca di Bumi Tambun Bungai menjadi tidak menentu, terlebih lagi untuk Kalteng bagian utara yang diprediksi tidak mengalami kemarau,” kata Ika, Jumat (19/7).

Menurutnya, sebagian wilayah Kalteng, Kabupaten Kapuas bagian selatan, Pulang Pisau (Pulpis) bagian selatan dan wilayah pesisir Kabupaten Katingan bagian selatan telah memasuki musim kemarau dan diprediksi akan merembet ke wilayah lainnya hingga Dasarian III Juli hingga Agustus Dasarian II tahun 2024.

“Diprediksi musim kemarau yang merembet ke wilayah lainnya dari Dasarian III Juli hingga Agustus Dasarian II tahun 2024 berada di sebagian Barito Utara (Barut) bagian tenggara, Barito Selatan (Barsel), Barito Timur (Bartim), sebagian Kapuas bagian tengah, Pulpis bagian utara dan tengah, sebagian Gunung Mas (Gumas) bagian selatan,” ujarnya.

Selanjutnya, Palangka Raya, Katingan bagian tengah, Kotawaringin Timur (Kotim) bagian tengah dan selatan, Seruyan bagian tengah dan selatan, sebagian besar Kotawaringin Barat (Kobar), Sukamara dan sebagian Lamandau bagian selatan.

Ia menerangkan, Juli Dasarian III hingga Agustus dasarian II wilayah Kalteng bagian utara diprediksi tidak mengalami musim kemarau meliputi sebagian Mura bagian tenggara, sebagian Barut bagian barat laut, sebagian kecil Katingan bagian tengah, Kotim bagian utara, sebagian Seruyan bagian utara, sebagian besar Lamandau bagian tengah hingga utara dan sebagian kecil Kobar bagian utara.

Kendati demikian, masyarakat Kalteng diminta untuk waspada terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu. “Terutama tinggi gelombang mingguan di wilayah perairan selatan Kalteng diperkirakan sekitar berada 1.0-2.0 meter (rendah-sedang),” tutupnya. jef