DPRD PALANGKA RAYA

Gencarkan Terobosan dalam Peningkatan Infrastruktur 

11
×

Gencarkan Terobosan dalam Peningkatan Infrastruktur 

Sebarkan artikel ini
Gencarkan Terobosan dalam Peningkatan Infrastruktur 
Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Infrastruktur adalah komponen penting dalam memajukan suatu kota. Setiap tahun, Kota Palangka Raya berupaya mengembangkan infrastrukturnya secara signifikan.

Pertumbuhan infrastruktur yang optimal akan mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto menyampaikan, pembangunan infrastruktur di Kota Palangka Raya masih harus didorong untuk semakin ditingkatkan.

Ia menyebutkan, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kota Palangka Raya saat ini masih terbatas. Sehingga pembangunan infrastruktur menggunakan dana Pendapatan Asli Daerah (PAD) menurutnya pun masih belum cukup.

Ditambah ada faktor geografis lain, dimana Kota Palangka Raya memiliki wilayah yang sangat luas.

“Maka dari itu perlu ditekankan bahwa Pemerintah Kota harus terus aktif mencari berbagai terobosan. Bagaimana mendapatkan dana lebih guna menunjang hal tersebut,” kata Sigit, kemarin.

Disampaikan Sigit, salah satu upaya terobosan guna mencapai dana lebih tersebut bisa dengan melakukan perubahan dari status kelurahan menjadi sebuah desa.

Walaupun Kota Palangka Raya identik dengan keterkaitan nama ‘kota’ namun Sigit menilai bahwa masih ada daerah-daerah di Kota Palangka Raya yang memerlukan peningkatan yang lebih baik dan optimal lagi.

“Jika itu terealisasi, pasti akan adanya penambahan awal penganggaran guna membangun infrastruktur,” lanjutnya.

Adapun solusi lain yang disarankan Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu bisa dengan melobi ke Pemerintah pusat agar kucuran dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ke Kota Palangka Raya menjadi lebih banyak.

Sebab masyarakat Kota Palangka Raya memiliki hak yang sama untuk merasakan infrastruktur yang memadai dan merata dengan menggunakan dana APBN.

“Agar kita memperoleh dana APBN yang cukup besar, kita perlu melakukan lobi. Jika kita hanya menerima apa adanya akan sulit,” ungkap Sigit.

Dengan ini, pemerintah setempat harus terbuka kepada Pemerintah Pusat dan menjelaskan bagaimana kondisi Kota Palangka Raya.

Dengan begitu, ada kemungkinan pemerintah pusat akan terdorong untuk mengucurkan dana APBN ke Kota Palangka Raya, sehingga kota ini dapat mengejar ketertinggalan dari daerah lain.

“Masih ada daerah-daerah di Kota Palangka Raya yang belum tersambungkan infrastrukturnya. Dari situlah, pemerintah seharusnya sudah mencari solusi ataupun terobosan untuk meningkatkan infrastruktur daerah tersebut,” pungkas Sigit.rba