dr Agus Waluyo: Terjadi Miskomunikasi, Kami Minta Maaf
KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Sempat viral di media sosial terkait keluhan salah satu keluarga pasien RSUD dr H Soemarno Sostroatmodjo Kapuas terkait pelayanan oknum tenaga medis. Pihak pasien menuding oknum dokter Poli THT tersebut kasar dan tidak ramah dalam memberi layanan medis.
Menanggapi berita tersebut, pihak management RSUD dr H Soemarno Sostroatmodjo Kapuas bergerak cepat dalam menanggapinya. Direktur RSUD Kapuas dr Agus Waluyo yang didampingi Kabid Pelayanan Medis Kastalani menggelar konferensi pers, Rabu (7/8).
“Kami menyimpulkan bahwa terjadi miskomunikasi antara pihak pasien dan dokter THT yang menangani kurang efektif,” tegas Agus
Menurut Agus, pihak RSUD melakukan audit oleh dewan penilai kode etik pada 29 Juli 2024 yang hasilnya keluar pada hari Rabu (7/8). Hasilnya menyatakan oknum dokter tersebut memang sudah prosedur dalam memberikan layanan medis.
Akan tetapi dari hasil pemeriksaan tim memang didapati adanya pelayanan yang tidak efektif. Berdasar hal tersebut, oknum dokter itu saat ini juga sudah diberikan peringatan secara tertulis agar didalam memberikan layanan dapat bersikap humanis.
Guna menyikapi agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, Agus menyatakan segera membenahi kembali terkait layanan secara keseluruhan tidak hanya paramedis tapi juga sampai layanan administrasi.
Ia atas nama seluruh jajaran RSUD Kapuas juga meminta maaf pada seluruh masyarakat terkhusus keluarga pasien THT yang kurang nyaman pada saat mendapatkan layanan kesehatannya.
“Kami akan melakukan pelatihan ulang terkait dengan komonikasi efektif kepada seluruh karyawan RSUD Kapuas, agar semua layanan RSUD bisa lebih ramah. Karena pasien yang datang ke RSUD Kapuas adalah tamu kehormatan yang harus dilayani dengan baik.” tandas Agus. c-hr/c-yul





