PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Prakirawan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun I Tjilik Riwut Palangka Raya Chandra Mukti memperkirakan, dalam kurun waktu satu minggu ke depan, seluruh wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) akan kembali dilanda hujan intensitas sedang-lebat.
Ia mengungkapkan, wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang antara 6-8 September 2024, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kotawaringin Timur (Kotim), Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas (Gumas), Murung Raya (Mura), Barito Utara (Barut), Barito Selatan (Barsel), Barito Timur (Bartim), Kapuas, Pulang Pisau (Pulpis) dan Palangka Raya.
“Sedangkan 9-12 September 2024, hanya Barsel dan Bartim yang diprediksi tidak mengalami hujan,” katanya, Jumat (6/8).
Menurutnya, alasan Kalteng diprediksi akan hujan dalam satu minggu, disebabkan tekanan udara di wilayah Indonesia berkisar antara 1008-1016 hPa dan angin di wilayah bagian utara bertiup dari Tenggara-Barat Daya. Sedangkan untuk wilayah bagian selatan, arah angin bertiup dari Timur-Selatan.
“Dengan suhu udara berkisar antara 23°C-33°C dan kelembaban udara berkisar antara 60 persen-100 persen. Ini yang menjadikan cuaca di Kalteng, akan dilanda hujan ringan hingga sedang dalam satu minggu,” ucapnya.
Chandra mengingatkan, meski terdapat wilayah Kalteng diprediksi tidak akan mengalami hujan, namun potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat bisa saja terjadi sewaktu-waktu.
“Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor dan pohon tumbang,” terangnya.
Kendati demikian, ia tetap mengingatkan waspada potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalteng.
“Diimbau kepada masyarakat agar saat ini tidak melakukan pembakaran lahan untuk tujuan apapun,” tukasnya. jef











