*Pembangunan Ulang Capai Belasan Miliar
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Penyelidikan penyebab kebakaran Gereja Maranatha, ditindaklanjuti dengan pemeriksaan yang dilakukan Laboratorium Forensik (Labfor) Surabaya, Senin (30/9).
Pemeriksaan terhadap puing-puing dilakukan secara menyeluruh oleh personel Labfor Surabaya, dibantu tim Inafis dari Satreskrim Polresta Palangka Raya.
Sejumlah titik menjadi perhatian utama tim Labfor Surabaya dalam pemeriksaan dan pengambilan sampel untuk diperiksa.
Ketua Majelis Jemaat Gereja GKE Langkai Yuprinadie memberikan apresiasi atas respons dari pihak berwajib dengan mendatangkan Labfor Surabaya.
“Kita mengapresiasi respons yang dilakukan aparat berwajib untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran,” kata Yupriandie.
Berkenaan dengan pembangunan kembali Gereja Maranatha, pihaknya membuka seluas-luasnya segala bantuan baik dari pihak pemerintah, perorangan dan lembaga.
“Kita akan mulai merencanakan pembangunan ulang setelah garis polisi dibuka. Nanti akan ada tim teknis yang mengecek ketahanan bangunan yang terbakar, apakah masih bisa dipakai atau harus dirobohkan total,” katanya.
Jika dengan ukuran yang sama dengan Gereja Maranatha sebelumnya, maka pembangunan diperhitungkan mencapai Rp7,7 miliar. Hal tersebut belum ditambah dengan perlengkapan ibadah yang seluruhnya hangus terbakar.
“Kita tidak tahu panitia pembangunan nanti akan membangun dengan ukuran dan bentuk yang sama atau berbeda, bayangan saat ini pembangunan bisa mencapai Rp10-15 miliar,” pungkasnya. fwa











