PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) di bawah kepemimpinan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, meluncurkan program kuliah gratis bagi 10 ribu mahasiswa. Program ini ditujukan kepada para siswa kelas XII dari jenjang SMA dan SMK di seluruh wilayah Kalteng.
Adanya program ini, siswa yang lulus sekolah dapat melanjutkan pendidikan mereka di perguruan tinggi terbaik di provinsi, tanpa perlu memikirkan biaya kuliah.
H Sugianto menyatakan, program ini merupakan salah satu langkah strategis, dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kalteng.
“Edukasikan program-program pendidikan ini, agar anak-anak kita dapat melanjutkan kuliah. Didik anak-anak kita untuk menjadi pemberani,” ungkapnya, di Puruk Cahu, Jumat (12/10).
Program kuliah gratis ini, kata H Sugianto, diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di Kalteng.
H Sugianto juga menyampaikan harapannya, adanya program ini, generasi muda Kalteng akan menjadi lebih berkualitas, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kami ingin menciptakan generasi yang memiliki pendidikan yang baik, dan mampu berkontribusi untuk kemajuan daerah. Pendidikan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Sugianto mengatakan, berkat kolaborasi seluruh stakeholders, pembangunan di Kalteng dapat berjalan dengan baik. APBD Kalteng terus mengalami peningkatan setiap tahun. Sebelumnya, APBD Kalteng pada tahun 2016 diangka Rp3,43 truliun lebih, pada tahun 2024 ini sudah berada diangka Rp10,2 triliun lebih.
Berkenaan dengan bidang pendidikan, disampaikan H Sugianto, Pemprov Kalteng punya program Beasiswa dan Tabungan Beasiswa (TABE) Berkah, sebagai upaya strategis untuk meningkatkan akses pendidikan bagi mahasiswa di Kalteng. Program TABE Berkah akan memberikan bantuan sebesar Rp7,5 juta per orang, bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata Satu (S1).
“Ditambah dengan bantuan sosial paket sembako bagi mahasiswa setiap 2 bulan sekali, dan juga bantuan proteinnya seperti daging sapi, daging ayam dan telur yang diberikan bergantian,” pungkasnya.ldw











