Hukrim

Unggah Hoaks, Pengusaha Kuliner di Palangka Raya Dibina Polisi

19
×

Unggah Hoaks, Pengusaha Kuliner di Palangka Raya Dibina Polisi

Sebarkan artikel ini
FOTO ISTIMEWA TIDAK BENAR - Mediasi antara pengusaha kuliner dan Damkar Dishut Kalteng karena hoaks di media sosial, Jumat (1/11).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – FB (26) seorang warga Palangka Raya dibina Cak Sam selaku Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng karena mengunggah video berdurasi 8 detik dengan keterangan yang tidak benar atau hoaks di instagram pribadinya, Jumat (1/11). Perempuan yang bekerja sebagai pengusaha kuliner ini, menuduh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng yang bertugas menyiram tanaman di Bundaran Besar Palangka Raya melakukan catcalling terhadap temannya yang bernama RK (24).

FB mengunggah di instastory instagramnya video berdurasi 8 detik yang memperlihatkan mobil Damkar Dinas Kehutanan Kalteng di Bundaran Besar, Dia juga mengimbuhinya dengan komentar tertentu.

“Lagi seru lari, temen aku di-catcalling sama petugas-petugas itu, dikira lucu kali ya. Sampe udah 1 putaran ketemu lagi, malah ketawa-ketawa sambil liatin temenku. Jangan ya bang ya, ga baik begitu. Perlu di-tag ga nih dinasnya biar petugasnya ditegur?” tulis FB.

Melihat unggahan tersebut, petugas Damkar Dinas Kehutanan Kalteng keberatan dan kemudian curhat ke Cak Sam karena mereka merasa tidak pernah melakukan hal seperti yang dituduhkan tersebut. Mereka mengaku hanya menegur RK dan temannya yang sedang lari di Bundaran Besar dengan kata-kata “Awas air mba” karena mereka sedang menyiram tanaman.

Cak Sam kemudian mempertemukan petugas Damkar dengan FB dan RK untuk dikonfirmasi dan dimediasi. FB mengaku hanya menerima informasi dari RK dan tidak mengalaminya sendiri.

RK mengaku kesal karena ditegur petugas penyiram tanaman Bundaran Besar. Selain itu, RK tidak menyampaikan ke FB kalau dia di-catcalling.

“Saya hanya menyimpulkan sendiri dari cerita RK bahwa RK mengalami catcalling padahal faktanya tidak demikian. Saya memohon maaf kepada mas-mas petugas Damkar dan Dinas Kehutanan. Saya berjanji tidak mengulanginya lagi dan saya akan membuat klarifikasi di instagram saya bahwa postingan saya tersebut tidak benar,” kata FB di hadapan Cak Sam dan petugas Damkar. ist

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *