MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID – Tongkang Batu Bara Telaga Makmur yang tersangkut di Jembatan Hasan Basri, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut) pada Selasa (15/4), sudah diminta untuk tidak berlayar oleh Dinas Perhubungan Barut.
Permintaan untuk tidak beraktivitas itu karena menunggu sampai pihak Telaga Makmur menandatangani kesanggupan ganti rugi jika ada kerusakan atau gangguan pada Jembatan Hasan Basri akibat insiden tersebut.
“Untuk sementara kita minta jangan berlayar dulu sampai mereka menandatangani surat kesanggupan ganti rugi atas kerusakan Jembatan Hasan Basri yang disebabkan oleh tersangkutnya kapal Telaga Makmur,” ujar Kabid Sungai dan Penyeberangan Dinas Perhubungan Barut Nurhadi Agus Wahyudi saat ditemui Tabengan di ruangannya, Rabu (16/4).
“Format terkait penyataan kesanggupan sudah kita berikan ke mereka,” tambahnya.
Dijelaskan Agus, bahwa untuk menilai ada tidaknya kerusakan pada jembatan tersebut, pihaknya sedang menyurati Dinas PUPR Barut dan nanti akan diteruskan ke BPJN untuk dilakukan investigasi. Hal ini karena menjadi kewenangan mereka.
“Kita sedang bersurat ke BPJN karena mereka yang punya kewenangan dan mengerti secara teknis terkait ada tidaknya kerusakan jembatan tersebut yang disebabkan oleh tersangkutnya tongkang,” tuturnya.
“Ketika nanti pihak BPJN menemukan ada yang rusak ya ada yang bersedia bertanggung jawab untuk memperbaiki,” tambahnya.
Saat ditanya terkait apakah tongkang tersebut memiliki persetujuan melintas, Agus mengatakan, terkait persetujuan melintas, pihaknya hanya mengatur tongkang yang bermuatan, sedangkan tongkang yang tidak ada muatan belum ada aturannya.
“Kita hanya atur tongkang yang bermuatan soal persetujuan melintas, sedangkan tongkang kosong belum ada. Tetapi dengan insiden ini akan kita pikirkan untuk mengatur juga,” terangnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, tongkang Telaga Makmur tersebut berasal dari Samarinda dan dikontrak oleh PT Pada Idi.
Pihak PT Pada Idi melalui eksternalnya Menang Jaya saat dihubungi mengaku tidak mengetahui terkait hal tersebut.
“Mohon maaf saya tidak mengetahui soal masalah tongkang itu,” ujarnya saat dikonfirmasi lewat WhatsApp. c-old





