Spirit Kalteng

BBPOM Tak Temukan Produk Mengandung Babi di Kotim

55
×

BBPOM Tak Temukan Produk Mengandung Babi di Kotim

Sebarkan artikel ini
PENGECEKAN-Petugas BBPOM Palangka Raya saat melakukan pengecekan produk makanan yang mengandung babi di Sampit, Kotim, baru-baru ini.FOTO ISTIMEWA

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palangka Raya melakukan monitoring peredaran produk pangan yang terdeteksi mengandung DNA Porcine sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan keamanan produk yang beredar di masyarakat.

Sesuai dengan press release Badan POM bersama BPJPH pada 21 April 2025 tentang 9 macam produk yang terdeteksi mengandung DNA Porcine, BBPOM di Palangka Raya telah melakukan kegiatan pemantauan terhadap proses penarikan produk-produk tersebut yang telah diperintahkan kepada pelaku usaha terkait, baik produsen maupun distributor.

Kepala BBPOM di Palangka Raya Ali Yudhi Hartanto
mengatakan, kegiatan pemantauan pekan ini dilakukan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Hasilnya, tidak ditemukan produk yang terdeteksi mengandung DNA Porcine masih beredar dan telah dilakukan penarikan secara mandiri dan serentak oleh distributor sesuai SOP berlaku.

“Kegiatan pemantauan ini akan terus dilakukan di daerah-daerah lainnya sesuai dengan perencanaan pengawasan,” ujar Ali Yudhi kepada Tabengan melalui keterangan tertulis, Jumat (25/4).

Sembari itu, petugas BBPOM di Palangka Raya juga memberikan edukasi dan pembinaan kepada pemilik sarana agar selalu rutin mengecek produk pangan melalui Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa).

“Kami juga mengapresiasi pelaku usaha yang dengan proaktif melakukan penarikan secara mandiri dan cepat produk yang tidak sesuai ketentuan tersebut,” jelasnya.

Dengan adanya pengawasan penarikan ini, BBPOM di Palangka Raya berharap masyarakat semakin merasa aman dan nyaman dalam mengonsumsi produk pangan olahan.

“Kami harap masyarakat tidak khawatir dan tetap merasa aman dan nyaman dalam mengonsumsi produk makanan yang ada,” pungkasnya. rmp

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *