
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak pada rakyat. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah menjadikan kawasan Bundaran Besar Palangka Raya sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang bisa dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.
Langkah tersebut ditunjukkan dalam kegiatan joging bersama pada Sabtu (3/5) sore, yang melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan insan pers. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Kepala Staf Kepresidenan RI Muhammad Qodari, unsur Forkopimda Provinsi Kalteng, Plt Sekda Kalteng Leonard S Ampung, Staf Ahli Gubernur, Asisten Setda, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah.
Di sela-sela kegiatan, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan pesan penting kepada seluruh elemen masyarakat untuk membangun Kalteng secara bersama.
“Kita kuat karena bersama. Tugas media, pemerintah, dan masyarakat adalah merawat persatuan,” tegas Agustiar.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah dan media. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menjembatani informasi dan menyampaikan program pembangunan secara objektif dan konstruktif.
“Dengan komunikasi yang baik, kita bisa menghindari kesalahpahaman dan memperkuat kepercayaan publik,” tambahnya.
Usai joging, Gubernur menggelar silaturahmi bersama para jurnalis dan tokoh masyarakat di halaman Istana Isen Mulang. Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala Staf Kepresidenan RI Muhammad Qodari, memberikan apresiasi terhadap perkembangan Kalteng dan peran penting Bundaran Besar sebagai ruang publik yang inklusif.
“Saya senang melihat perkembangan Kalimantan Tengah secara umum dan Palangka Raya khususnya. Tempat ini spesial. Tidak semua daerah punya fasilitas seperti Bundaran Besar, yang bisa dinikmati masyarakat dari pagi, sore, hingga malam hari,” ujar Qodari.
Ia juga menyambut baik rencana pembukaan RTH di beberapa titik oleh Pemprov Kalteng.
“Dengan akses dan fasilitas yang lebih baik, masyarakat punya tempat hiburan gratis dan nyaman,” tambahnya.
Qodari mengaku terkesan dengan stamina dan kepedulian Gubernur Agustiar Sabran selama kegiatan.
“Pak Gubernur luar biasa. Dari awal sampai akhir joging tetap semangat. Ini sejalan dengan paradigma pemerintahan Pak Prabowo yang mendorong pendekatan preventif dalam kesehatan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang saat ini tersedia di seluruh Puskesmas.
“Penggunaan CKG masih rendah. Sosialisasi harus diperkuat. Kalau bisa, Kalteng menjadi provinsi dengan penggunaan CKG tertinggi di Indonesia. Ini akan jadi perhatian nasional,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Qodari menilai Agustiar Sabran sebagai pemimpin yang menjunjung tinggi semangat kebersamaan dan toleransi.
“Pak Gubernur ini mengedepankan komunikasi dan dialog. Kalimantan Tengah adalah miniatur Bhinneka Tunggal Ika, dan filosofi Huma Betang mencerminkan itu,” katanya.
Ia menutup dengan menyebut sosok Agustiar Sabran sebagai pemimpin yang memiliki semangat dan nilai-nilai gabungan dari Presiden Jokowi dan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Pak Agustiar ini punya stamina dan kedekatan dengan rakyat seperti Pak Jokowi, sekaligus keberpihakan pada pembangunan SDM seperti Pak Prabowo. Jadi di Kalimantan Tengah ini ada Pak Agustiar yang menggabungkan keduanya,” pungkas Qodari. ldw











