PEMPROV KALTENG

Pemprov Kalteng Gelontorkan Rp82 Miliar Bangun Jalan Kuala Kurun

19
×

Pemprov Kalteng Gelontorkan Rp82 Miliar Bangun Jalan Kuala Kurun

Sebarkan artikel ini
Pemprov Kalteng Gelontorkan Rp82 Miliar Bangun Jalan Kuala Kurun
Kepala Dinas PUPR Kalteng Prof Dr Juni Gultom

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah melakukan pembangunan jembatan darurat di wilayah Gunung Mas. Proyek ini menjadi perhatian publik lantaran terkait dengan pengalihan arus kendaraan berat dan batasan beban angkutan.

Kepala Dinas PUPR Kalteng Prof Dr Juni Gultom menjelaskan, meskipun proses pembangunan jembatan tengah berlangsung, arus lalu lintas masih bisa berjalan seperti biasa, dengan batas beban tertentu.

“Kalau sementara ini kan jalan itu masih bisa tetap dilewati untuk seluruh angkutan, dengan beban maksimum 8 ton,” ujar Juni Gultom saat diwawancarai, di Palangka Raya, Kamis (30/5).

Ia menambahkan, transportasi yang bisa lewat angkutan barang, orang, dan jasa itu sebaiknya menyesuaikan dengan kemampuan jembatan darurat yang sedang dibangun sekarang.

“Jembatan darurat tetap mampu dilalui oleh kendaraan berbeban 8 ton, itu bisa dilalui,” sebutnya.

Terkait dengan kebijakan Gubernur yang melarang kendaraan dengan beban lebih dari 8 ton untuk melintasi jembatan tersebut, pihak PUPR mendukung langkah tersebut dengan memberikan penjelasan teknis di lapangan.

“Kalau dari PUPR sendiri kan sebenarnya jalan kita itu dibagi dari beberapa hal,  ada jalan khusus, ada jalan umum. Sehingga kalau untuk angkutan industri, sebaiknya menggunakan jalan khusus,” ungkap Juni Gultom.

Namun demikian, ia mengakui bahwa hingga saat ini pembangunan jalan khusus memang belum terealisasi.

“Jalan khususnya ya mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dibangun, dan itu merupakan tanggung jawab perusahaan yang menggunakan jalan khusus,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai total anggaran untuk pembangunan jembatan dan jalan di wilayah tersebut, ia menyebutkan anggaran proyek tersebut mencakup keseluruhan ruas jalan yang dibangun.

“Kalau anggarannya kan include dengan jalan, jadi enggak dipisahkan. Totalnya semua itu 8 km, kurang lebih Rp82 miliar,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan pembangunan jembatan dan ruas jalan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mendukung kelancaran arus logistik di wilayah Gunung Mas, sekaligus menjaga infrastruktur agar tetap aman dan berkelanjutan. ldw