SAMPIT/TABENGAN.CO.ID- Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Lingkar Selatan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (4/6). Dalam kunjungan lapangan yang turut didampingi Bupati Kotim Halikinnor dan Kapolres Kotim AKBP Rezky Maulana Zulkarnain itu, Gubernur secara tegas menghentikan sejumlah truk bermuatan crude palm oil (CPO) yang diduga melebihi kapasitas angkut.
Langkah tegas itu diambil menyusul keprihatinan atas kondisi jalan yang kerap rusak akibat kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL). Di lokasi, Gubernur juga memberikan edukasi langsung kepada para sopir truk agar mematuhi batas maksimal tonase, yakni 10 ton.
“Kalau kendaraan terus melebihi kapasitas, jalan kita tidak akan pernah bertahan lama. Anggaran perbaikan jalan terus membengkak, sementara masih banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi,” tegas Agustiar.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga meninjau langsung progres pembangunan Jalan Lingkar Selatan. Ia bahkan turun langsung untuk mengukur ketebalan dan lebar cor beton, memastikan proyek berjalan sesuai spesifikasi dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Bupati Kotim Halikinnor menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda kerja Gubernur menuju Pangkalan Bun dan dimanfaatkan untuk mengecek langsung proyek strategis di Sampit.
“Beliau ingin memastikan proyek tidak asal-asalan. Termasuk mengingatkan agar pelaksana pekerjaan mengikuti spesifikasi teknis dan standar kualitas,” ujar Halikinnor.
Salah satu truk CPO yang diberhentikan terbukti mengangkut muatan di atas batas toleransi. Truk tersebut langsung diminta untuk diamankan, sementara pemiliknya dipanggil untuk bertanggung jawab.
Menurut Halikinnor, Gubernur juga menegaskan bahwa pelanggaran terkait kelebihan muatan dapat dikenai sanksi hukum sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2012.
“Jika dibiarkan, pemerintah hanya akan fokus memperbaiki jalan terus-menerus. Padahal kita juga perlu anggaran untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan lainnya,” tutup Halikinnor. c-may





