PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III 2025, yang berlangsung di Jalan Padat Karya, Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, pada Rabu (9/7).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pencanangan nasional yang diinisiasi oleh Polri bekerja sama dengan Kementerian Pertanian sebagai bentuk konkret mendukung program swasembada jagung yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia.
Sebelum penanaman dilakukan, para peserta yang terdiri dari pejabat utama Polres Kobar, perwakilan Dinas Pertanian, dan kelompok tani menyaksikan secara virtual Penanaman Jagung Serentak Nasional yang dipusatkan di Provinsi Jawa Tengah. Acara nasional tersebut dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pertanian Dr. Andi Amran Sulaiman.
Penanaman jagung di Kecamatan Kumai dipimpin langsung Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari panen raya serentak Kuartal II yang telah digelar pada Juni 2025 di Kecamatan Pangkalan Lada.
“Program ini adalah bentuk sinergi antara Polres Kobar dengan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kobar, sebagai dukungan nyata terhadap swasembada jagung dan ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kotawaringin Barat,” ujar Kapolres.
AKBP Theodorus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk unsur Forkopimda, instansi vertikal, dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Kobar.
“Semoga langkah kita hari ini menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam menjaga ketersediaan pangan. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat, dan semoga Allah SWT senantiasa melindungi serta memberkahi upaya kita bersama,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kobar, Forkopimcam Kumai, serta sejumlah pimpinan instansi vertikal dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, menandai kuatnya dukungan lintas sektor terhadap program pertanian berkelanjutan di daerah. c-uli





