Spirit Kalteng

SERAP TENAGA LOKAL-Disbun Kalteng Luncurkan Aplikasi Daya Kerja

26
×

SERAP TENAGA LOKAL-Disbun Kalteng Luncurkan Aplikasi Daya Kerja

Sebarkan artikel ini
SERAP TENAGA LOKAL-Disbun Kalteng Luncurkan Aplikasi Daya Kerja
TENAGA LOKAL - Kepala Disbun Kalteng H Rizky Badjuri foto bersama Tim Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Perkebunan. TABENGAN/FERRY WAHYUDI

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Inovasi baru lahir dari Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah (Disbun Kalteng). Melalui kolaborasi bersama Tim Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Perkebunan, Disbun resmi melakukan soft launching aplikasi Daya Kerja, Jumat (29/8).

Kepala Disbun Kalteng H Rizky R Badjuri menjelaskan bahwa aplikasi ini menjadi wadah yang mempertemukan masyarakat dengan perusahaan, khususnya di sektor perkebunan.

“Aplikasi ini merupakan jembatan bagi masyarakat Kalimantan Tengah untuk mencari pekerjaan di perusahaan yang ada di daerah ini,” ucapnya.

Lebih jauh, Rizky menegaskan bahwa kehadiran aplikasi tersebut juga selaras dengan visi misi Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran, yakni satu rumah satu sarjana. Dengan adanya Daya Kerja, para lulusan sarjana hingga tenaga kerja lokal lainnya akan lebih mudah mencari pekerjaan di tanah kelahirannya.

“Kami hadirkan aplikasi ini dengan niat tulus, agar masyarakat bisa bekerja di daerah sendiri tanpa harus keluar dari Kalimantan Tengah. Kami yakin SDM kita punya potensi besar untuk bersaing,” katanya.

Sementara itu, Direktur Tim Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Perkebunan, Agus Hermawan, menilai aplikasi ini sekaligus menjadi solusi dari maraknya informasi lowongan kerja di media sosial yang sering menimbulkan kesalahpahaman bahkan rawan penipuan.

“Di Daya Kerja, perusahaan bisa langsung mencari tenaga kerja sesuai kebutuhan. Jadi lebih spesifik, aman, dan terpercaya. Nanti perusahaanlah yang memilih pelamarnya,” jelasnya.

Agus menambahkan, pihaknya bersama Disbun akan intens berkomunikasi dengan perusahaan-perusahaan perkebunan agar semakin percaya menggunakan tenaga kerja lokal.

“Harapannya penyerapan tenaga kerja di Kalteng lebih maksimal, dan masyarakat bisa bangga bekerja di tanah kelahirannya sendiri,” pungkasnya. fwa