Hukrim

Kanwil Ditjenpas Tanam 5.000 Bibit Kelapa Serentak

30
×

Kanwil Ditjenpas Tanam 5.000 Bibit Kelapa Serentak

Sebarkan artikel ini
Kanwil Ditjenpas Tanam 5.000 Bibit Kelapa Serentak
PANGAN-Kalapas Sukamara Fajar Nurcahyono Assyif menanam bibit kelapa di kebun Agrowisata Lapas Sukamara. TABENGAN/FUAD

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan kegiatan penanaman 5.000 bibit pohon kelapa secara serentak, Selasa (9/9).

Aksi ini berlangsung di Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, sebagai bagian dari program nasional Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ditempat berbeda, kegiatan yang sama juga dilaksanakan oleh Jajaran Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Kalteng.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pihak, mulai dari Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Kalimantan Tengah, perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan, Dinas Perkebunan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Camat, Lurah, hingga stakeholder terkait.

Secara nasional, kegiatan penanaman bibit kelapa ini dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Ditjenpas, Ditjen Imigrasi, serta seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Indonesia. Pusat kegiatan nasional berada di Nusakambangan dan dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Selain sebagai langkah menjaga kelestarian lingkungan, kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat ketahanan pangan melalui pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam program pembinaan kemandirian.

Kepala Kanwil Ditjenpas Kalteng I Putu Murdiana, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini tidak boleh dipandang sekedar seremonial.

“Kami bertekad agar kegiatan ini memberi manfaat jangka panjang, baik dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun sosial bagi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, I Putu Murdiana menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan masyarakat agar penanaman bibit kelapa dapat tumbuh optimal.

“Kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait sangat krusial, agar kelapa yang ditanam benar-benar tumbuh dan memberikan hasil. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan kolektif menjaga bumi dan memperkuat kemandirian pangan.

“Kami ingin agar langkah kecil hari ini, menanam kelapa, menjadi investasi besar bagi generasi mendatang dalam menjaga bumi dan meningkatkan kesejahteraan,” tuturnya. fwa