12 Jam Pasca Insiden, Pelaku Ditangkap
KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Warga Buhut Jaya, Jalan Masjid Baitul Chafur RT 004, Kecamatan Kapuas Tengah, digemparkan dengan penemuan mayat bersimbah darah di dalam masjid pada Rabu (10/9) sekitar pukul 23.30 WIB.
Korban diketahui bernama Ahmad Reza (24), seorang buruh lepas asal Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Berdasarkan keterangan polisi, korban mengalami luka tusuk di bagian pinggang kiri dan dada kanan, yang menyebabkan meninggal dunia di tempat kejadian.
Saksi yang berada di dalam masjid saat itu mendengar suara gaduh dan mendapati korban sudah tergeletak bersimbah darah. Ia pun berteriak meminta pertolongan warga dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kapuas Tengah.
Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Reskrim AKP Rizki Atmaka Rahadi, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diketahui bernama Dinul Kamal alias Halui (31), warga asal Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, yang kini berdomisili di Buhut Jaya.
“Pelaku dan korban sempat cekcok mulut. Pelaku meminta korban keluar dari mess bekas perusahaan yang sudah tidak beroperasi, namun korban tidak mengindahkan permintaan tersebut,” jelasnya, Minggu (14/9).
Tidak sampai 12 jam setelah kejadian, pelaku berhasil diamankan di mess PT Talent Orbet Prima (TOP) Km 40 Desa Buhut Jaya oleh Polsek Kapuas Tengah bersama Resmob Polres Kapuas, Kamis (11/9).
Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu kaos hitam bertuliskan Panda, satu celana jeans hitam merk Mandalay, serta sebilah pisau kecil bergagang kayu dengan sarung hitam.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan/atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan kematian. c-hr











