PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang menyatakan, pendidikan berkualitas adalah kunci masa depan Kalteng.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat untuk kelompok pra sejahtera dan Sekolah Garuda bagi para juara, akan mendukung tercapainya pendidikan yang berkualitas bagi semua.
Teras mengikuti atensi pemerintah pusat yang berencana membangun Sekolah Rakyat di Kalteng. Termasuk terbaru rencana pembangunan Sekolah Menengah Atas Unggulan Garuda (SUG), yang direncanakan berdiri tahun 2027 di Kasongan, Kabupaten Katingan, sebagaimana dinyatakan pada saat kehadiran Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie yang meninjau calon lokasi, beberapa waktu lalu.
”Saya memberikan dukungan penuh pada rencana pembangunan Sekolah Garuda, SUG tersebut, sebagai salah satu upaya meningkatkan ekosistem pendidikan berkualitas di Kalteng. Saya harap pemerintah daerah di Kalteng sungguh diberi kemampuan memanfaatkan momen ini dengan kolaborasi dan sinergi penuh bersama pemerintah pusat, agar dapat berdampak pada kemajuan pendidikan di daerah Kalteng,” katanya.
Mantan Gubernur Kalteng dua periode itu mengemukakan, pemerintah pusat diharapkan berkomitmen penuh menghadirkan Sekolah Garuda di Kalteng, sebagai salah satu program yang akan terintegrasi dengan Sekolah Rakyat serta berbagai program lainnya di sektor pendidikan.
Dikatakan Teras, integrasi yang diharapkan memberikan banyak kemajuan dalam peningkatan kualitas pendidikan daerah. Kehadiran sekolah ini sangat dinantikan dan akan menjadi salah satu bentuk atensi pemerintah pusat yang dapat diingat masyarakat.
”Sebagaimana selalu saya kerjakan dan dorong untuk diteruskan, Kalteng perlu fokus pada pembangunan sumber daya manusia unggul, yang hanya bisa hadir lewat keunggulan kesehatan masyarakat serta keunggulan pendidikan. Ini adalah masa depan kita, saat sumber daya alam tak lagi bisa kita andalkan. Bersama, kita kawal kemajuan pendidikan Kalteng. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” pungkasnya. ist











