KASONGAN/TABENGAN.CO.ID – Ruas Jalan Tjilik Riwut di Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, yang sempat terputus akibat genangan air setinggi sekitar 30 sentimeter pada Minggu (21/9) pagi, kini sudah kembali normal dan dapat dilalui semua jenis kendaraan.
“Baik kendaraan roda dua maupun roda empat sudah bisa melintas,” kata Kasat Lantas Polres Katingan Iptu Juwito, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (22/9).
Menurutnya, putusnya akses jalan tersebut terjadi karena hujan deras selama dua hari berturut-turut. Air kemudian tertampung di sekitar titik peninggian jalan di KM 18. Karena saluran air sempit, genangan meluber hingga ke badan jalan dan menyebabkan tanah urukan ikut tergerus.
“Namun, seiring berkurangnya debit air ditambah bantuan pekerja proyek di lapangan, sejak Minggu siang hingga Senin pagi ruas jalan sudah bisa dilewati normal kembali,” jelasnya.
Meski demikian, Juwito mengimbau pengendara tetap berhati-hati. Pasalnya, di sekitar lokasi KM 18 masih berlangsung pekerjaan peningkatan jalan oleh Balai Jalan Nasional (BJN) Provinsi Kalteng.
Di tempat terpisah, Bupati Katingan Sakariyas membenarkan kondisi jalan sudah normal. Akses dari arah Kereng Pangi menuju Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, maupun sebaliknya kembali lancar.
“Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi, kontraktor, Satlantas Polres Katingan, Dishub, serta jajaran TNI yang turut membantu pengaturan lalu lintas. Berkat kerja sama semua pihak, jalur ini sudah kembali normal,” ucapnya. c-dar











