PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Lapas, Kepala Rutan, serta 28 pejabat struktural Eselon IV dan V di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalteng, Rabu (1/10).
Acara berlangsung khidmat di Aula Kanwil Ditjenpas Kalteng dengan dihadiri perwakilan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, Kanwil Ditjen Imigrasi, serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kalimantan Tengah.
Dalam pelantikan tersebut, jabatan Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya resmi dipercayakan kepada Hisam Wibowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Kalapas Kelas IIA Kendal. Ia menggantikan posisi Plt. Kalapas Leonard Silalahi. Sementara itu, Dawa’i kini memimpin Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun menggantikan Herry Muhamad Ramdan.
Melalui pelantikan daring, Febryanto ditetapkan sebagai Kepala Rutan Kelas IIB Buntok. Sebelumnya ia bertugas sebagai Pembina Keamanan Pemasyarakatan Ahli Muda di Kanwil Ditjenpas Sumatera Selatan. Ia menggantikan Plt. Karutan Tigor I. Hutabalian.
Selain pejabat pimpinan UPT, Kakanwil Ditjenpas Kalteng juga melantik 28 pejabat struktural Eselon IV dan V yang tersebar di berbagai UPT, mulai dari Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Lapas Perempuan Palangka Raya, Lapas Narkotika Kasongan, Lapas Kelas IIB Sampit, LPKA Palangka Raya, Lapas Kelas III Sukamara, Rutan Palangka Raya, Rutan Kuala Kapuas, Rutan Buntok, hingga Balai Pemasyarakatan (Bapas) Palangka Raya dan Pangkalan Bun.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Ditjenpas Kalteng I Putu Murdiana, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar prosesi seremonial.
“Jabatan adalah amanah, tanggung jawab, sekaligus kepercayaan dari negara. Kepercayaan ini harus dijaga dengan integritas, profesionalisme, dan orientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar pejabat yang baru dilantik memandang jabatan sebagai bentuk pengabdian, bukan sekadar kedudukan. “Tunjukkan dedikasi, loyalitas, serta inovasi dalam bekerja, sehingga keberadaan saudara mampu memberi nilai tambah bagi organisasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Murdiana menekankan pentingnya sinergi dalam mendukung agenda reformasi birokrasi. “Pemasyarakatan Kalteng terus berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan peningkatan kualitas pelayanan. Karena itu, pejabat yang baru harus menjadi motor penggerak perubahan positif,” tambahnya. fwa











