PEMPROV KALTENG

DTU RP12,45 TRILIUN-Pusat Kurangi Lagi DAU Kalteng 2026

28
×

DTU RP12,45 TRILIUN-Pusat Kurangi Lagi DAU Kalteng 2026

Sebarkan artikel ini
DTU RP12,45 TRILIUN-Pusat Kurangi Lagi DAU Kalteng 2026
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengucurkan Dana Transfer Umum (DTU) 2026 ke Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan total Rp 12.453.175.661.000. Dana tersebut dibagikan ke seluruh kota, kabupaten, dan provinsi di Kalteng.

DTU adalah bagian dari Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah untuk membiayai kebutuhan umum dalam pelaksanaan otonomi daerah.

DTU ini terdiri dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU). DBH adalah dana yang bersumber dari persentase pendapatan APBN,  seperti pajak dan sumber daya alam yang dialokasikan untuk daerah. Sedangkan DAU, dana yang dialokasikan dari APBN kepada daerah dengan tujuan untuk pemerataan kemampuan keuangan antar-daerah.

Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H Edy Pratowo mengungkapkan adanya perubahan signifikan dalam DAU yang diterima Kalteng. Jika pada tahun 2025 pemerintah pusat menetapkan alokasi sebesar Rp1,6 triliun, maka pada tahun 2026 jumlahnya turun menjadi Rp1,248 triliun.

Wagub pun menyinggung penurunan DAU Pemerintah Provinsi Kalteng yang hanya sekitar Rp1.248.839.433.000 tersebut merupakan bagian dari penyesuaian efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat.

“Tahun 2025 kemarin DAU kita sekitar Rp1,6 triliun. Namun setelah ada efisiensi, realisasi perubahannya hanya Rp1,2 triliun lebih. Untuk tahun 2026, DAU murni yang ditetapkan sebesar Rp1,248 triliun,” jelas Edy, Jumat (3/10).

Edy menegaskan, meski terjadi penurunan, Pemprov Kalteng tetap akan memaksimalkan penggunaan DAU untuk belanja pegawai dan operasional pemerintahan daerah.

“DAU ini memang peruntukannya terutama untuk belanja pegawai dan belanja operasional. Setiap tahun kita terima DAU, dan tentu penggunaannya harus sesuai aturan dan kebutuhan daerah,” ujarnya.

Wagub juga menyebutkan, meski secara total Kalteng mengalami penurunan, terdapat beberapa kabupaten yang justru mengalami kenaikan alokasi DAU.

“Ada tiga kabupaten kita yang naik, yakni Barito Utara, Gunung Mas, dan Kapuas,” katanya. ldw