BUNTOK/TABENGAN.CO.ID – Tim gabungan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palangka Raya dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) berhasil menyelesaikan inspeksi sarana pelayanan kesehatan di daerah terpencil, yaitu Puskesmas Babai dan Puskesmas Bangkuang di Kecamatan Karau Kuala, Kamis (2/10).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan obat dan makanan untuk memastikan pengelolaan sediaan farmasi (obat) di fasilitas kesehatan pelosok Bumi Tambun Bungai, khususnya yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, berjalan sesuai standar yang berlaku.
Perjalanan pengawasan ini memerlukan upaya ekstra. Kepala Balai Besar POM di Palangka Raya bersama Tim Inspeksi Saryanfar BBPOM di Palangka Raya, serta Tim dari Bidang SDK Dinkes Barsel, harus menyusuri DAS Barito. Mereka menggunakan speed boat dari pelabuhan Kota Buntok, di mana merupakan satu-satunya moda transportasi menuju Desa Babai.
Perjalanan melalui sungai ini ditempuh dalam waktu total hampir 4 (empat) jam pulang pergi, membelah Sungai Barito yang menjadi urat nadi transportasi utama di wilayah tersebut.
Kedatangan tim disambut baik oleh para Kepala Puskesmas setempat. Selama kegiatan berlangsung, pemeriksaan berjalan lancar dan kondusif. Para petugas pelayanan kefarmasian di Puskesmas Babai dan Puskesmas Bangkuang memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan proaktif dalam pemeriksaan. Kepala Puskesmas menyampaikan terima kasih atas pemeriksaan yang dilakukan, serta akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan sesuai dengan rekomendasi perbaikan yang diberikan.
Kegiatan pengawasan gabungan ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkala, guna menjamin masyarakat di daerah terpencil pun mendapatkan pelayanan kesehatan serta sediaan obat yang aman, bermutu, dan sesuai standar. rmp











