Ganti Tabung Gas, Warung Makan Kediri Nyaris Terbakar
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kebakaran nyaris meludeskan sebuah rumah di Jalan Samudin Aman No. 08, Kelurahan Menteng, Selasa (7/10) siang. Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting atau arus pendek listrik pada instalasi di bagian atap rumah.
Menurut keterangan saksi mata, Ani, yang saat kejadian berada di luar rumah, awalnya melihat asap tebal keluar dari atap dan ventilasi rumah tersebut.
“Saya lihat asap mengepul dari atap, langsung saya teriak kebakaran, kebakaran dan segera melapor ke petugas pemadam melalui Call Center 112,” ujarnya saat berbicara kepada awak media.
Koordinator Call Center 112 Sucipto, membenarkan laporan tersebut. Ia mengungkapkan, begitu menerima informasi adanya kebakaran, tim gabungan segera bergerak menuju lokasi.
“Setibanya di lokasi, asap sudah mengepul cukup pekat. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api benar-benar padam,” jelasnya.
Sucipto menambahkan, kebakaran hanya menghanguskan bagian atap dan plafon rumah. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kembali masuk ke dalam rumah untuk memeriksa instalasi listrik dan memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
“Hanya bagian atap dan plafon saja yang terbakar dan dari hasil pemeriksaan awal diduga oleh korsleting listrik,” katanya.
Namun, salah seorang petugas pemadam sempat hampir pingsan saat melakukan pengecekan di bagian atap plafon rumah. Hal ini disebabkan paparan asap pekat yang mengandung karbon dioksida dan racun dari kabel yang terbakar.
“Kondisi petugas yang sempat lemas kini sudah membaik dan dinyatakan aman,” ujarnya.
Diketahui, rumah yang terbakar dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang menjalani pengobatan di luar kota. Namun, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Ganti Tabung Gas, Warung Makan Kediri Nyaris Terbakar
Warung Makan Khas Kediri yang berlokasi di Jalan Lawu, Kelurahan Palangka, nyaris terbakar setelah terjadi percikan api dari tabung gas elpiji 3 kilogram, Selasa (7/10).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB itu sempat membuat warga sekitar panik. Asap hitam yang membumbung dari bagian dapur warung membuat warga berhamburan keluar rumah dan berteriak meminta pertolongan.
Salah seorang saksi mata, Nehemia, mengatakan dirinya tengah berada di dalam rumah ketika mendengar teriakan warga yang menyebut adanya kebakaran di warung tersebut.
“Saya tadi di dalam rumah, dengar ada yang teriak kebakaran. Saya keluar, ternyata ada asap hitam dari belakang warung Kediri itu. Saya langsung ke sana dan menelpon pemadam,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Beberapa menit kemudian, tiga unit mobil pemadam kebakaran swasta bersama tim Damkar Dishut dan Emergency Response Palangka Raya (ERP) tiba di lokasi. Namun, api telah berhasil dipadamkan secara swadaya oleh warga sekitar.
“Saat kami tiba, api sudah padam. Warga sudah lebih dulu memadamkannya menggunakan peralatan seadanya. Kami tetap melakukan pengecekan untuk memastikan situasi benar-benar aman,” kata Kabag Ops ERP, Yustinus Exaudi.
Menurut keterangan warga bernama Nago, kebakaran bermula saat pemilik warung sedang mengganti tabung gas yang habis. Ketika konektor regulator hendak dikunci, tiba-tiba muncul percikan api dari kepala regulator hingga menyambar bagian dapur.
“Api sempat membakar atap dapur dan beberapa barang di dekat tempat memasak, termasuk kabel listrik. Untungnya, pemilik warung dan warga cepat bertindak, sehingga api bisa dipadamkan,” ungkapnya. dte











