PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah pusat telah menginstruksikan efisiensi anggaran di berbagai daerah, termasuk di Kota Palangka Raya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penggunaan anggaran yang lebih efektif dan tepat sasaran, dengan memangkas pengeluaran yang dianggap tidak prioritas atau berpotensi menjadi pemborosan.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya Hatir Sata Tarigan, menyatakan bahwa kebijakan efisiensi anggaran ini merupakan langkah yang baik. Menurutnya, pemerintah pusat tidak memangkas anggaran secara sembarangan, tetapi lebih fokus pada pengeluaran yang tidak menjadi prioritas utama.
“Efisiensi yang dimaksud pemerintah pusat menurut saya bagus, karena yang dipangkas adalah bukan prioritas utama, tapi yang dianggap pemborosan,” jelasnya, Rabu (12/2).
Sebagai wakil rakyat, Hatir berharap agar Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya bisa benar-benar selektif dalam penggunaan anggaran. Ia menekankan bahwa kebijakan efisiensi ini sejalan dengan arahan Presiden, yang menegaskan bahwa pengelolaan anggaran harus berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Harapan kita karena sesuai pidato presiden, efisiensi ini untuk kepentingan rakyat. kita berharap supaya pemko benar-benar selektif dalam penggunaan anggaran ini,” tambahnya.
Ia menambahkan bahwa Pemko harus memastikan bahwa program-program yang menyangkut kesejahteraan masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Ketika ditanya apakah kebijakan efisiensi ini akan berdampak pada kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) atau perangkat daerah, Hatir meyakini bahwa hal tersebut tidak akan menjadi kendala. Bahkan, menurutnya, efisiensi ini justru bisa menjadi pemicu bagi ASN untuk semakin meningkatkan kinerjanya.
“Efisiensi ini saya pikir tidak mempengaruhi kinerja ASN malah sebaliknya kita berharap ini memicu semngat ASN untuk menunjukkan kinerja terbaiknya,” bebernya.
Hatir menambahkan, meskipun ada pemangkasan anggaran di beberapa sektor, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan dedikasi para ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran ini, diharapkan Kota Palangka Raya bisa lebih optimal dalam mengelola keuangan daerah, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lebih efektif dan manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tutupnya. nws











