PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID — Wali Kota Palangka Raya memaparkan capaian program kerja dalam 100 hari pertama masa jabatannya secara langsung kepada masyarakat, kegiatan ini digelar di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (2/6). Dalam kesempatan tersebut, terlihat hadir Ketua DPRD Palangka Raya Subandi, yang juga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan nyata yang telah dilakukan oleh Wali Kota beserta jajarannya.
“Apresiasi kepada Pak Wali Kota beserta jajarannya yang telah membuat program 100 hari, tentu program yang 100 hari ini bukan hanya program tapi real pelaksanaan di lapangan,” ujar Subandi.
Subandi menyoroti bahwa dari sembilan program unggulan yang dijanjikan saat masa kampanye, sebagian besar telah dijalankan. Di antaranya adalah kelanjutan pembangunan infrastruktur jalan, realisasi program BPJS gratis bagi warga, serta peningkatan insentif untuk ketua RT, RW, damang, dan mantir adat.
“Tadi alhamdulillah untuk RT dan RW sudah direalisasikan dari Rp350.000 menjadi Rp500.000 dan ini janji beliau pada saat kampanye. Sedangkan untuk mantir dan damang itu masih akan ditindaklanjuti melalui peraturan wali kota karena dalam peraturan terdahulu menyebutkan insentif damang dan mantir setara dengan eselon 3. Kalau eselon 3 itu kan kecil, makanya harus diubah dulu perwali itu baru nanti ditingkatkan,” jelasnya.
Selain itu, Pemko juga telah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada warga kurang mampu yang tidak terdata dalam program Kementerian Sosial. Total bantuan yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp101 juta. Bantuan juga diberikan kepada pelaku UMKM yang terdampak penertiban usaha, serta bantuan perbaikan rumah untuk warga tidak mampu.
DPRD juga mendorong partisipasi masyarakat untuk mendukung pembangunan yang telah dilaksanakan, misalnya melalui gotong royong menjaga infrastruktur yang dibangun agar tahan lama. Subandi mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), karena dana tersebut akan sangat berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Terkait kelanjutan program, DPRD akan memastikan dalam pembahasan perubahan APBD 2025 dan penyusunan APBD 2026 bahwa program-program yang telah berjalan tetap dilanjutkan.
“Tentu, program-program yang sudah terrealisasi ini terus akan dilanjutkan. Untuk ini, dalam waktu segera ini, akan ada pembahasan perubahan ABBD 2025, kemudian nanti dilanjutkan pembahasan ABBD 2026. Kami sebagai DDPR, tentu, di badan anggaran akan memastikan kepada tim anggaran pemerintah kota, program-program yang sudah dicanangkan ini dilanjutkan atau tidak, nanti kita akan cek, kalau menurut penjelasan Pak Wali, akan diteruskan,” sebutnya. nws





