PEMPROV KALTENG

SEMINAR PENDIDIKAN DI IAKN Gubernur Seru Mahasiswa Jaga Moral dan Etika

19
×

SEMINAR PENDIDIKAN DI IAKN Gubernur Seru Mahasiswa Jaga Moral dan Etika

Sebarkan artikel ini
SEMINAR PENDIDIKAN DI IAKN Gubernur Seru Mahasiswa Jaga Moral dan Etika
PENDIDIKAN – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melaksanakan kunjungan ke Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya, Senin (1/12).TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran menyampaikan seruan moral kepada mahasiswa agar menjaga persahabatan, etika, dan karakter di tengah perkembangan teknologi dan media sosial.

Hal itu disampaikannya pada acara Seminar Pendidikan Kebangsaan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya Tahun 2025 bertajuk “Pendidikan Kebangsaan dengan Falsafah Rumah Betang Mewujudkan Program Satu Rumah Satu Sarjana di Kalimantan Tengah Menuju Indonesia Emas 2045”, di Palangka Raya, Senin (1/12).

Gubernur mengatakan, perubahan pola hubungan sosial yang kini semakin dipenuhi persaingan dan konflik.

“Dulu itu semua persahabatan. Kenapa sekarang ada persaingan, Kita tidak tahu. Ini tugas kita semua, tugas kami semua, tugas kalian semua,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan antar-mahasiswa maupun antar-masyarakat seharusnya tetap harmonis. “Seharusnya kita selaras. Kalau tidak selaras, jadinya seperti sekarang, banyak yang saling bersaing tanpa arah,” tegasnya.

Gubernur juga meminta agar kampus tetap menjadi ruang akademik yang bersih dari konflik internal dan kelompok kepentingan. “Kenapa banyak kelompok lain ikut mengganggu, Ini adalah penjajah baru. Kalau kita tidak kuat, kita bisa dikendalikan,” katanya.

Di hadapan mahasiswa, Gubernur Agustiar menekankan bahwa penggunaan media sosial harus disertai tanggung jawab. “Kenapa segala-gala elektronik itu menjadi masalah buat kita, Karena salah penggunaannya,” ucapnya.

Ia kemudian meminta mahasiswa untuk tidak hanya bergantung pada komunikasi digital ketika menyelesaikan persoalan.

“Jangan main SMS, jangan main Facebook terus. Pertemuan langsung itu penting supaya urusan cepat selesai,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur kembali mengingatkan bahwa pendidikan adalah kunci kemajuan daerah.  “Kalau SDM di suatu daerah bagus, pasti daerah itu maju. Pastikan anak-anak selatan gunakan pendidikan, gunakan panggilan yang baik, tutur yang baik,” katanya.

Ia menegaskan, karakter merupakan fondasi utama, di samping tingkat kecerdasan.  “Ilmu boleh tinggi, tapi karakter tidak boleh kalah. Itu merupakan kreativitas kita, kreativitas orang timur,” ujarnya.

Agustiar mengatakan bahwa mahasiswa harus berani menghadapi persoalan hidup dengan tanggung jawab.

“Jadi mahasiswa itu harus berani. Kalau ada masalah, selesaikan. Jangan lari. Jangan menutup-nutupi,” tuturnya.

Namun ia mengingatkan, keberanian harus tetap disertai moralitas. “Kalau belum siap, jangan memulai hal-hal yang nantinya tidak bisa kalian pertanggungjawabkan. Waktu tidak kembali kalau kita salah melangkah,” tambahnya.

Menutup arahannya, Gubernur mengajak seluruh civitas akademika bersama-sama memperkuat pendidikan dan persatuan di Kalteng.

“Kita semua ingin mengangkat masyarakat Kalimantan Tengah agar maju. Terima kasih kepada para rektor, jajaran kampus, dan anak-anak mahasiswa. Kalau kita bersama, kita bisa,” ucapnya. ldw