PEMKAB KAPUAS

Siti Saniah Wiyatno Dukung Pemberdayaan Guru Perempuan

14
×

Siti Saniah Wiyatno Dukung Pemberdayaan Guru Perempuan

Sebarkan artikel ini
Siti Saniah Wiyatno Dukung Pemberdayaan Guru Perempuan
SEMINAR- Ibunda Guru Kabupaten Kapuas Siti Saniah Wiyatno saat membuka kegiatan seminar di Aula Hall Rumah Jabatan Bupati. Foto: Abdul Khair

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID- Ibunda Guru Kabupaten Kapuas, Siti Saniah Wiyatno, membuka seminar dalam rangka memperingati dua momentum besar yang diselenggarakan oleh PGRI Kabupaten Kapuas di Aula Hall Rumah Jabatan Bupati setempat, Kamis (30/7).

Seminar tersebut digelar dalam untuk memperingati Hari Keluarga Nasional Tahun 2025 dan pelantikan pengurus PGRI Kabupaten Kapuas masa bakti 2025–2030.

Dalam sambutannya, Siti Saniah menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik, serta mengapresiasi dukungan dari DKGI, LKBH, SLCC, APKS, dan Perempuan PGRI Kabupaten Kapuas.

“Pelantikan ini bukan sekadar pengukuhan jabatan, melainkan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi berkontribusi bagi dunia pendidikan di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung, guna mewujudkan Pendidikan Hebat, Kapuas Bersinar,” tegas Siti Saniah.

Seminar kali ini mengangkat tema ”Menjadi Profesional, Tanpa Melupakan Peran Ibu.” Dalam paparannya, Siti Saniah menekankan pentingnya peran ganda guru perempuan dalam kehidupan.

“Saya bangga, PGRI Kabupaten Kapuas begitu peka menyadari bahwa guru perempuan tidak hanya mengajar di sekolah, tetapi juga tetap menjalankan tanggung jawab sebagai ibu di tengah keluarga,” ungkapnya.

Menjadi guru lanjutnya, adalah panggilan profesional yang membutuhkan kompetensi, komitmen, dan dedikasi. Sementara menjadi ibu adalah panggilan hati yang penuh cinta dan kesabaran. Ketika keduanya dijalani dengan tanggung jawab, maka lahirlah sosok perempuan tangguh yang mendidik dengan hati dan keteladanan.

Sebagai Ibunda Guru Kabupaten Kapuas, ia menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan guru perempuan serta memperkuat peran guru dalam dunia pendidikan.

“Saya yakin, ketika perempuan diberi ruang untuk berkembang, ia tidak hanya membangun dirinya, tetapi juga membangun peradaban,” tandasnya.c-hr