PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa menyelimuti saat Pesta Alem Barasih Kerukunan Warga Tewang Pajangan di Gereja Sakatik, Jalan Baban I No 1 Palangka Raya, Sabtu (6/12) sore.
Ratusan warga tampak memadati area gereja sejak sore hari, mengikuti rangkaian ibadah dan perayaan yang berlangsung hingga malam.
Acara tahun ini mengangkat subtema dalam bahasa Dayak: “Keleh Kahanjak Pesta Alem Barasih Tau Mimbit Kapakat, Tuntang Sinta Huang Pambelum Gagenep Andau Akan Sahapus Keluarga” yang bermakna “Semoga melalui acara syukuran ini kita dapat mempererat kebersamaan, serta menambah kasih dalam kehidupan seluruh keluarga setiap hari.”

Rangkaian acara dibuka dengan ibadah syukur dengan penuh penghayatan. Jemaat tampak mengikuti prosesi dengan khidmat, diiringi lantunan pujian rohani dari paduan suara yang membuat suasana semakin hangat dan menyentuh.
Di tengah ibadah, sejumlah warga juga mempersembahkan pujian dan tarian sebagai bentuk ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun.
Ketua Panitia Pesta Alem Barasih Kerukunan Warga Tewang Pajangan Intu Palangka Raya Nyelo 2025, Titin Sumarni, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penyertaan Tuhan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
“Kami mengucap syukur dan terima kasih atas kasih setia Tuhan yang telah Ia berikan kepada kami hingga pada hari dan tahun ini. Saya, sebagai Ketua Panitia, merasa sangat bersyukur telah dipercaya dan dapat menjalankan tugas dengan baik,” ungkapnya.

Titin juga menambahkan bahwa perayaan Natal tahun ini berjalan dengan penuh sukacita dan kebersamaan.
“Ibadah dan seluruh rangkaian kegiatan terlaksana dengan lancar, dari sore hingga malam. Antusiasme warga juga luar biasa,” tambahnya.
Usai pelaksanaan Pesta Alem Barasih, panitia juga akan mengadakan perjalanan kasih, yaitu kegiatan mengunjungi warga yang tidak dapat hadir dalam perayaan, baik karena sakit maupun terkendala jarak.

“Selesai acara ini, kami juga akan mengadakan perjalanan kasih untuk mengunjungi saudara-saudara kita yang belum bisa hadir,” ucapnya.
Saat ini, jumlah warga Tewang Pajangan yang berdomisili di Kota Palangka Raya tercatat sekitar 425 kepala keluarga (KK). Jika digabungkan dengan warga lainnya yang tersebar, jumlah keseluruhan komunitas ini mencapai lebih dari ribuan orang.
Tingginya jumlah tersebut membuat perayaan Natal Kerukunan Warga Tewang Pajangan selalu berlangsung meriah setiap tahun.
Sesuai tradisi yang telah dijalankan bertahun-tahun, lokasi penyelenggaraan Natal Kerukunan selalu bergantian berdasarkan hamputan atau kelompok wilayah. Tahun ini giliran Hamputan Matan yang dipercaya sebagai tuan rumah.

Panitia dan warga Hamputan Matan terlihat kompak menyiapkan berbagai kebutuhan acara, mulai dari dekorasi gereja, susunan ibadah, konsumsi, hingga penyambutan tamu.
Sebagai penutup acara, panitia menyampaikan ucapan selamat Natal kepada seluruh warga Tewang Pajangan, baik yang hadir maupun yang berada di luar kota.
“Kami, Panitia Kerukunan Warga Tewang Pajangan, mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 dan Selamat Menyambut Tahun Baru 1 Januari 2026. Tuhan Yesus memberkati,” tutup Titin.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah, salam-salaman, serta jamuan kasih yang menjadi ciri khas perayaan warga Tewang Pajangan setiap tahun menghadirkan kehangatan dan kebersamaan yang semakin mempererat tali persaudaraan. dte











