Spirit Kalteng

HAUL GURU SEKUMPUL KE-21-Gubernur Kalteng Minta Posko Nataru Dilengkapi Rest Area

18
×

HAUL GURU SEKUMPUL KE-21-Gubernur Kalteng Minta Posko Nataru Dilengkapi Rest Area

Sebarkan artikel ini
HAUL GURU SEKUMPUL KE-21-Gubernur Kalteng Minta Posko Nataru Dilengkapi Rest Area

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran menekankan pentingnya kesiapan lintas sektor dalam menghadapi libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang bertepatan dengan pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul ke-21 di Kalimantan Selatan.

Dalam arahannya, Gubernur meminta agar disediakan tempat istirahat atau rest area di posko-posko pengamanan yang berada di ruas jalan menuju Banjarmasin, mengingat potensi lonjakan arus lalu lintas masyarakat yang akan melakukan perjalanan jauh.

“Selain libur Natal dan Tahun Baru, kita juga menghadapi momen besar keagamaan, yakni Haul Abah Guru Sekumpul. Oleh karena itu, posko-posko pengamanan harus dilengkapi tempat istirahat agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” ujar Agustiar Sabran, di Palangka Raya, Jumat (19/12).

Gubernur menyampaikan sejumlah penekanan strategis, di antaranya memperkuat koordinasi dan komunikasi lintas sektoral melalui sinergi antarinstansi. Hal tersebut meliputi berbagi data, percepatan respons di lapangan, integrasi posko Natal dan Tahun Baru (Nataru), dukungan fasilitas kesehatan, serta memastikan keselamatan petugas di lapangan.

“Hal ini penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan jauh,” tegasnya.

Penekanan berikutnya adalah kedepankan deteksi dini serta pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Gubernur meminta agar patroli dan pengamanan terpadu diperkuat di rumah ibadah, pusat keramaian, objek wisata, serta jalur transportasi utama.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk mengantisipasi potensi kriminalitas, bencana alam, dan berbagai gangguan kamtibmas lainnya selama periode libur panjang.

Di sektor transportasi, Agustiar Sabran menegaskan pentingnya pemeriksaan fisik sarana transportasi darat, laut, dan udara. Selain itu, kesiapan prasarana terminal, pelabuhan, dan bandara harus dipastikan dalam kondisi optimal.

“Penggunaan angkutan umum, khususnya bus, perlu dioptimalkan untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan,” katanya.

Tak kalah penting, Gubernur juga meminta seluruh pihak terkait menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta bahan bakar minyak (BBM) selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

“Pastikan distribusi berjalan lancar dan cegah lonjakan harga selama Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan pentingnya menjamin pelaksanaan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru dapat berjalan dengan aman, tertib, serta penuh toleransi antarumat beragama.

“Hadirin yang saya hormati, mari kita jaga suasana damai ini dengan kerja sama yang solid, kepekaan sosial, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya. ldw