Spirit Kalteng

Jelang Nataru dan Haul Kyai Gede-PT. BGA Berkontribusi Dalam Perbaikan Jalan Penghubung Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama.

42
×

Jelang Nataru dan Haul Kyai Gede-PT. BGA Berkontribusi Dalam Perbaikan Jalan Penghubung Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama.

Sebarkan artikel ini
Jelang Nataru dan Haul Kyai Gede-PT. BGA Berkontribusi Dalam Perbaikan Jalan Penghubung Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama.

KOMITMEN MEMBANTU-Jelang Nataru dan Haul Kyai Gede-PT. BGA Berkontribusi Dalam Perbaikan Jalan Penghubung Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama. FOTO ISTIMEWA

Pangkalan Bun/Tabengan.co.id  – Dalam rangka menghadapi libur Natal dan Tahun Baru serta mensukseskan Haul Kyai Gede, PT. BGA (Bumitama Gunajaya Agro) Region Kotawaringin, Kabupaten Kotawaringin Barat, berkontribusi dalam penanganan kerusakan akses jalan yang menghubungkan kota Pangkalan Bun menuju Kecamatan Kotawaringin Lama.

Corporate Affair PT BGA Region Kotawaringin Jauhari menyampaikan bahwa penanganan ruas jalan tersebut dalam rangka memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat yang akan melakukan libur Natal dan Tahun serta untuk memperlancar bagi Jamaah yang akan menghadiri kegiatan Haul Kyai Gede di Kecamatan Kotawaringin Lama.

Jelang Nataru dan Haul Kyai Gede-PT. BGA Berkontribusi Dalam Perbaikan Jalan Penghubung Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama.
KOMITMEN MEMBANTU-Jelang Nataru dan Haul Kyai Gede-PT. BGA Berkontribusi Dalam Perbaikan Jalan Penghubung Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama. FOTO ISTIMEWA

“Kondisi jalan penghubung Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama saat ini mengalami kerusakan akibat curah hujan tinggi, sehingga sepanjang jalan tersebut terdapat banyak jalan berlubang, kondisi ini akan membahayakan bagi pengguna jalan yang akan melintas diruas jalan tersebut, apalagi saat ini memulai memasuki libur Natal dan Tahun Baru dan dibulan Januari nanti akan di laksanakan Haul Kyai Gede, sehingga kami pun melalukan perbaikan diruas jalan tersebut, “ujar Jauhari.

Dimana lanjut Jauhari, akses jalan penghubung tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat, bukan saja masyarakat Kobar akan tetapi masyarakat Kabupaten Lamandau dan Sukamara, sehingga jalur jalan H.A Saleh selalu padat di lalui kendaraan.

Jelang Nataru dan Haul Kyai Gede-PT. BGA Berkontribusi Dalam Perbaikan Jalan Penghubung Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama.
KOMITMEN MEMBANTU-Jelang Nataru dan Haul Kyai Gede-PT. BGA Berkontribusi Dalam Perbaikan Jalan Penghubung Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama. FOTO ISTIMEWA

“Saat Haul Kyai Gede nanti Jamaah yang hadir bukan saja dari wilayah Kalimantan Tengah saja , banyak Jamaah dari luar daerah pun hadir ke acara haul tersebut, sehingga kami pun ambil bagian dalam mensukseskan agenda tahunan ini,” ujar Jauhari.

Dijelaskan juga bahwa Kecamatan Kotawaringin Lama ini merupakan Kecamatan yang sangat strategis karena letaknya berbatasan dengan Kabupaten Lamandau dan Sukamara, bahkan terkoneksi dengan Provinsi Kalimantan Barat. Dengan dukungan akses jalan yang mumpuni, Kecamatan Kotawaringin Lama maju dengan pesat, hal ini berdampak pada kesejahteraan masyarakat setempat.

Jelang Nataru dan Haul Kyai Gede-PT. BGA Berkontribusi Dalam Perbaikan Jalan Penghubung Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama.
KOMITMEN MEMBANTU-Jelang Nataru dan Haul Kyai Gede-PT. BGA Berkontribusi Dalam Perbaikan Jalan Penghubung Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama. FOTO ISTIMEWA

Jauhari menyampaikan juga bahwa PT. BGA telah berkomitmen mendukung program pemerintah dalam peningkatan infrastruktur jalan, dimana infrastruktur jalan ini sangat penting agar memperlancar arus mobilitas, sebab dengan kondisi jalan yang memadai akan membantu masyarakat dalam melakukan aktivitas sehingga akan berdampak pada pertumbuhan perekonomian bagi masyarakat.

“Selain memperbaiki jalan penghubung Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama, kami pun memberikan bantuan untuk perbaikan infrastruktur jalan desa yang ada di sekitar areal kebun, ini wujud dari tanggung jawab kami kepada masyarakat, karena infrastruktur yang baik akan mampu meningkatkan produktivitas ekonomi serta mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik penting,” ujar Jauhari. (Yulia)