Spirit Kalteng

Meriah, PWRI Kotim Sambut Perayaan Hari Ibu

50
×

Meriah, PWRI Kotim Sambut Perayaan Hari Ibu

Sebarkan artikel ini

MERIAH-Ketua Kerta PWRI Kotim Titin Srikandi memotong tumpeng peringatan hari ibu disaksikan Wakil Ketua PWRI Kotim Asyikin Arpan (Foto Maya Selviani)

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Peringatan hari ibu yang saban tahun diperingati pada 22 Desember disambut meriah oleh Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI)Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Organisasi yang beranggotakan para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kotim itu menggelar berbagai kegiatan dalam memeriahkan hari ibu di Kotim di antaranya merangkai bunga hidup hingga parade busana kebaya yang semua peserta merupakan para pengurus dan anggota PWRI Kotim. Bertempat di Gedung PWRI Kotim, nampak puluhan ibu-ibu berbusana kebaya nampak cantik dan anggun menampilkan busananya masing-masing. Meski usia tidak lagi muda, para ibu-ibu tersebut nampak bersemangat untuk berpartisipasi memeriahkan hari ibu di Kabupaten Kotim.

Dalam sambutannya Wakil Ketua PWRI Kotim Asyikin Arpan mengapresiasi terlaksananya kegiatan tersebut yang diprakarsai oleh Kerta PWRI Kotim yang diketuai oleh Titin Srikandi.

Menurutnya peringatan hari ibu sangat penting bagi semua, karena ada nilai sejarah yang terkandung dalam peringatan tersebut.

“Peringatan hari ibu ini sifatnya keluarga, suatu kebanggaan dan hormat kepada sosok ibu, saya harap kegiatan seperti ini dapat kita laksanakan setiap tahunnya,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan, Maspa S Puluhulawa mengatakan peringatan hari ibu ke 97 yang digelar oleh PWRI Kotim bertema perempuan hebat anak sehat berprestasi. Dimana kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan panitia yang tergabung dalam kerta PWRI yang semua beranggotakan perempuan. Meski demikian pihaknya juga mengapresiasi dukungan dari anggota laki-laki lainnya dalam kegiatan tersebut.

“Peringatan Hari Ibu juga menjadi momentum untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap ibu dimana bukan sekedar untuk mengucapkan terima kasih kepada sosok Ibu tetapi juga merupakan sebuah bentuk apresiasi bagi seluruh perempuan Indonesia atas peran dedikasi dan kontribusinya bagi keluarga masyarakat bangsa dan negara ,” terangnya.

Disampaikan Maspa, rangkaian acara dalam rangka peringatan hari ibu yang digelar oleh pihaknya diantaranya murojaah surah alfatihah, Anjang sana, lomba merangkai bunga hidup ,parade kebaya dan

mengundang narasumber dari DLH untuk sosialisasi tentang pembelahan sampah yaitu yang organik dan non organik unruk pembuatan kompos yang berasal dari sampah rumah tangga. Sementara untuk juri merangkai bunga hidup dan parade kebaya pihaknya melibatkan juri dari eksternal yakni Nurul Chasanah , Rieke Rizkillah dan dari internal Ellena Rosie.

. Pada hari puncak , dilaksanakan potong tumpeng dan makan bersama bersama pengurus dan para anggota.

“Sebetulnya kita ini sudah kaku karena sudah lama tidak berkebaya tapi saya lihat semua peserta sangat semangat mengikuti kegiatan ini , Alhamdulillah semua kegiatan kita berjalan lancar,” katanya.

Selain itu dirinya juga mengajak agar semua anggota dapat terus meramaikan sekretariat PWRI Kotim sebagai sarana pihaknya melakukan berbagai kegiatan positif meskipun sudah memasuki masa purna tugas. Menurutnya dalam organisasi tersebut banyak anggota yang berumur sudah sepuh pun masih ikut terlibat berpartisipasi dalam kegiatan yang digelar.

“Ada yang sudah usia 70 an, 75 tapi masih kuat dan aktif berpartisipasi dalam organisasi ini, untuk itu saya berharap anggota lain juga ikut aktif berkegiatan dalam organisasi ini karena selain sarana kita bersilahturahmi namun kita juga bisa menghibur diri dengan bertemu sesama kawan,” tuturnya. (C-May)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *