-
Hukrim

Tim Gabungan Benahi Kawasan Pasar Rajawali

219
×

Tim Gabungan Benahi Kawasan Pasar Rajawali

Sebarkan artikel ini
PEMBENAHAN-Petugas gabungan melakukan pemangkasan pohon dan membersihkan saluran air di kawasan Pasar Jalan Rajawali, Kamis (8/1). FOTO ISTIMEWA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mulai melakukan pembersihan drainase, penataan dan penertiban pedagang kaki lima (PKL), serta pemangkasan pohon di sekitar jalan dan saluran air di kawasan Pasar Jalan Rajawali, Kamis (8/1).

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan diterjunkan dari berbagai perangkat daerah, di antaranya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dinas Pekerjaan Umum (PU), BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, serta Dinas Pemadam Kebakaran.

Kasatpol PP Kota Palangka Raya Berlianto menyampaikan bahwa penataan tersebut dilakukan menindaklanjuti instruksi Wali Kota Palangka Raya terkait penanganan genangan air dan penataan PKL yang berjualan di atas drainase.

“Sesuai arahan Pak Wali Kota, hari ini kita mulai penataan dan membersihkan drainase di kawasan pasar, karena kondisinya sudah banyak endapan,” ujarnya.

Selain itu, tim juga menyoroti adanya jembatan drainase yang dicor secara mandiri oleh warga. Menurutnya, bangunan tersebut seharusnya dilengkapi lubang kontrol agar dapat dipantau apabila terjadi penyumbatan akibat sedimen.

“Kita perlu memastikan apakah aliran air tersumbat atau tidak. Karena itu, kontrol drainase sangat penting,” tambahnya.

Pemerintah juga meminta para PKL yang berjualan di atas drainase untuk mengosongkan lokasi. Penertiban ini ditargetkan rampung hingga Sabtu mendatang.

“Harapan kita sampai hari Sabtu, para pedagang sudah mengosongkan area ini dan tidak ada lagi yang berjualan di atas drainase,” tegasnya.

Tak hanya itu, pemangkasan pohon juga dilakukan secara menyeluruh hingga batas dalam drainase. Langkah ini diambil untuk mencegah risiko pohon tumbang ke badan jalan, terlebih di tengah cuaca ekstrem yang kerap terjadi.

“Pohon-pohon kita ratakan sampai ke batas drainase. Selain memperluas pandangan, ini juga untuk menghindari bahaya jika pohon tumbang ke arah jalan dan mengenai pengguna jalan,” ungkapnya.

Kegiatan penataan ini direncanakan berlangsung dalam beberapa hari kedepan, tergantung kondisi di lapangan, dan ditargetkan selesai paling lambat hari Minggu. Selanjutnya, tim akan bergeser ke titik-titik drainase lain yang berpotensi menyebabkan genangan air.

 

“Setelah ini selesai, kita lanjutkan ke drainase-drainase lain yang tersumbat. Bahkan mulai Senin malam, kita juga akan menata kawasan depan Pasar Besar di Jalan Ahmad Yani agar tidak ada lagi aktivitas yang memakan badan jalan,” pungkasnya. dte

 

-
-
-