-
Spirit Kalteng

APBD TERBATAS-Pemprov Kalteng Tetap Prioritaskan Pendidikan 

175
×

APBD TERBATAS-Pemprov Kalteng Tetap Prioritaskan Pendidikan 

Sebarkan artikel ini
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mencatat tingkat kepercayaan publik sebesar 97,8 persen berdasarkan hasil penelitian kualitas pelayanan publik. Capaian tersebut mendapat sambutan positif dari jajaran pemerintah daerah dan dinilai sebagai hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Leonard S Ampung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Kalteng.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi. Capaian ini bukan untuk dibanggakan secara berlebihan, melainkan menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Leonard, di Palangka Raya, Rabu (14/1).

Leonard menegaskan, meskipun pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), peningkatan kualitas pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas utama Pemprov Kalteng.

“Di tengah keterbatasan APBD, kami tetap berkomitmen menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas. Untuk itu, dibutuhkan inovasi dan kreativitas dari kepala dinas beserta seluruh jajarannya agar kualitas pendidikan di desa, wilayah pedalaman, hingga perkotaan dapat merata,” katanya.

Menurut Leonard, pemerataan kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan sarana dan prasarana, tetapi juga menyangkut peningkatan mutu tenaga pendidik, akses layanan pendidikan, serta partisipasi masyarakat.

Selain itu, Pemprov Kalteng akan terus mendorong peningkatan angka partisipasi sekolah di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil dan perbatasan, guna memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan yang layak.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak di Kalimantan Tengah yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan. Pemerataan kualitas pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya. ldw

 

-
-
-