PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kebakaran material berupa tumpukan ratusan ban bekas terjadi di Jalan Mahir Mahar Km 10, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Sabtu (17/1) sore. Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga karena kepulan asap hitam pekat terlihat hingga radius sekitar 8 kilometer dari pusat kota.
Laporan kebakaran diterima Emergency Response Palangka Raya (ERP) pada pukul 16.25 WIB. Tim pemadam tiba di lokasi sekitar tujuh menit kemudian dan langsung melakukan upaya pemadaman intensif.
Menurut keterangan saksi mata bernama Rizky, api dengan cepat membesar dari tumpukan ban bekas yang berada di lahan kosong di belakang Rusun Sabhara Presisi Polda Kalimantan Tengah. Cuaca yang sangat terik serta material ban yang mudah terbakar diduga mempercepat penyebaran api.
“Api langsung membesar dan asapnya hitam pekat. Kami khawatir merambat ke bangunan sekitar, sehingga segera melapor ke call center ERP,” ujar Rizky.
Tumpukan ratusan ban bekas terbakar dalam insiden tersebut. namun tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Kerugian materiil diperkirakan dalam kategori sedang, meliputi kerusakan lahan dan material ban. Dampak lain yang dirasakan adalah polusi udara di sekitar kawasan pemukiman dan asrama Polri.
Proses pemadaman melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim ERP dengan armada mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter, BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, Dit Sabhara Polda Kalteng dengan unit water cannon, Rescue LazisMu Kalteng, serta relawan pemadam kebakaran swadaya Kota Palangka Raya.
Komandan Tim ERP Muhammad Noor Islami menjelaskan, fokus utama operasi adalah melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan rusun serta melakukan pendinginan menyeluruh.
“Kami lakukan pemadaman intensif dan overhaul karena api berpotensi tersimpan di bawah tumpukan karet. Asap pekat menjadi kendala utama di lapangan sehingga personel wajib menggunakan alat pelindung pernapasan,” jelasnya.
Setelah sekitar 60 menit penanganan, termasuk proses pendinginan, kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya. Operasi dinyatakan selesai pada pukul 17.30 WIB dengan status aman.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Faktor cuaca ekstrem dengan suhu tinggi diduga menjadi salah satu pemicu cepatnya api membesar. mak





