Spirit Kalteng

Bumitama (BGA Group) Perluas Sekolah Desa Berdaya ke Kalimantan Tengah

197
×

Bumitama (BGA Group) Perluas Sekolah Desa Berdaya ke Kalimantan Tengah

Sebarkan artikel ini
Bumitama (BGA Group) Perluas Sekolah Desa Berdaya ke Kalimantan Tengah
GRAND LAUNCHING – Grand Launching Sekolah Desa Berdaya di Kotawaringin. FOTO ISTIMEWA (foto1)

Setelah mencatat keberhasilan implementasi program Sekolah Desa Berdaya di Nanga Tayap, Kalimantan Barat, Bumitama (BGA Group) melanjutkan langkah pemberdayaan masyarakat ke Kalimantan Tengah, tepatnya di wilayah Kotawaringin. Inisiatif ini menjadi bagian dari kesinambungan komitmen perusahaan dalam membangun desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Program ini berada dibawah naungan Bumitama Berdaya (Beri Daya dan Upaya) yang mengedepankan pemberdayaan berbasis kearifan lokal. Peluncuran Sekolah Desa Berdaya dilaksanakan di Metro Manggau, Kabupaten Kotawaringin, sekaligus peninjauan fasilitas pendukung seperti gedung sekolah dan media praktik.

Acara peresmian dihadiri oleh jajaran manajemen BGA, Direktorat Koperasi & UMKM BAPPENAS RI, Asisten Bupati, Bappeda, Dinas Perkebunan, Dinas Perindagkop & UKM, DPRD Kab. Kotawaringin Barat. Turut hadir pula tokoh masyarakat, mitra koperasi dan perbankan, serta masyarakat desa setempat

Bumitama (BGA Group) Perluas Sekolah Desa Berdaya ke Kalimantan Tengah
CEREMONY – Ceremony Launching Sekolah Desa Berdaya di Kotawaringin, Kalimantan Tengah. FOTO ISTIMEWA (2)

Corporate Affair Director BGA, Johan Sukardi, menegaskan bahwa keberlanjutan perusahaan hanya dapat terwujud apabila tumbuh seiring dengan kemajuan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui program Sekolah Desa Berdaya di Kotawaringin, BGA menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inisiatif CSR yang tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga secara berkelanjutan memperkuat kapasitas dan kemandirian masyarakat.

Lebih dari itu, program ini menjadi langkah strategis BGA dalam berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan fase replanting kebun-kebun plasma. Beragam upaya penguatan ekonomi masyarakat terus didorong melalui Sekolah Desa Berdaya, termasuk pengembangan program diversifikasi ekonomi yang membuka peluang usaha alternatif dan meningkatkan ketahanan ekonomi desa.

Pengenalan program Sekolah Desa Berdaya di Kalimantan Tengah telah dimulai sejak Juli 2025 dengan tiga fokus utama, yakni peningkatan produktivitas petani sawit swadaya, pengembangan ekonomi produktif, dan penguatan desa rendah karbon.

Hingga saat ini, BGA telah menyelenggarakan lima batch pelatihan Ekonomi Produktif dalam klaster hortikultura, peternakan, dan olahan pangan yang berfungsi sebagai ruang pembelajaran sekaligus kolaborasi masyarakat.

Niat baik tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah daerah. Hal ini tercermin dari pernyataan Bupati Kotawaringin Barat yang diwakili oleh Asisten I saat peresmian, yang menyampaikan optimisme untuk menjalin kolaborasi dengan BGA dalam berbagai program peningkatan pembangunan daerah.

Bumitama (BGA Group) Perluas Sekolah Desa Berdaya ke Kalimantan Tengah

PENANDATANGAN – Penandatanganan Poklahsar Maju Mapan Belitung Laut dengan Hypermart dan PNM. FOTO ISTIMEWA (3)

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan kerja sama strategis, yakni antara Poklahsar Maju Mapan Belitung Laut dengan Hypermart sebagai mitra pemasaran produk sekaligus PNM untuk memperluas akses layanan permodalan, sebagai upaya memperkuat keberlanjutan ekonomi masyarakat.

“CSR mendorong peningkatan standar keberhasilan UMKM binaan mulai dari kompetensi pelaku, permodalan hingga pemasaran dengan menggandeng berbagai pihak eksternal  berskala lokal hingga nasional untuk memberikan jaminan keberlanjutan” ungkap Rizki Munadhil selaku Dept Head CSR Bumitama

Dengan berbagai kolaborasi strategis yang terbangun melalui Sekolah Desa Berdaya di Kotawaringin, perluasan program ini menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan demi mendorong kemandirian desa dan pembangunan daerah jangka panjang. ***/bb