Palangka Raya/TABENGAN.CO.ID– Sebuah rumah semi permanen berukuran 7 x 10 meter di Jalan Karanggan 20 atau tepatnya di Jalan Muhammad Nur 2 (Nur M 2), Kelurahan Pahandut, Kecamatan Tanjung Pinang, Kota Palangka Raya, hangus terbakar pada Jumat (30/1). Kebakaran tersebut diduga dipicu sambaran petir saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. Saat kejadian, hujan deras disertai angin kencang dan petir melanda wilayah tersebut. Usai terdengar suara petir yang cukup keras, api muncul dari arah bangunan sarang walet yang berdampingan dengan rumah korban.
Diketahui, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena pemiliknya, Mulyadi (47), sedang berjualan di Jalan Talawang dan biasanya baru kembali ke rumah pada malam hari.
“Saya tidak berada di rumah saat kejadian, sedang berjualan di warung. Malam hari baru pulang,” ujar Mulyadi.
Kepala Seksi Pengendali Operasi dan Komunikasi Penyelamatan Call Center 112 Kota Palangka Raya, Sucipto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar terkait kebakaran tersebut.
“Menurut keterangan saksi Arsani Maulani, sebelum kebakaran terjadi terdengar suara petir cukup keras. Setelah itu aliran listrik di sepanjang Jalan Muhammad Nur 2 padam. Tidak lama kemudian api muncul dari gedung walet yang berdampingan dengan rumah korban dan dengan cepat membesar,” jelas Sucipto.
Api dari gedung walet kemudian merembet ke rumah induk yang berada di bagian depan. Pada awal kejadian, hanya dua orang warga yang berada di lokasi. Keduanya sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, seperti ember, guna mencegah api merembet ke rumah warga lain yang berjarak sekitar satu meter.
Upaya warga tersebut berhasil menyelamatkan rumah tetangga, meski mengalami kerusakan ringan pada bagian dinding berbahan kalsiboard akibat siraman air. Namun, rumah utama yang menjadi titik awal kebakaran tidak dapat diselamatkan dan terbakar total.
Tim gabungan yang terdiri dari Rescue Damkar, BPK Swakarsa, Karhutla Provinsi, PLN, serta personel Polsek Pahandut segera dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dikendalikan setelah proses pemadaman selama kurang lebih satu jam.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Selain perabotan rumah tangga, sejumlah dokumen penting milik korban turut terbakar. mak





