PEMPROV KALTENG

Kartu Huma Betang Sejahtera Dipacu Jadi Instrumen Pelayanan Terpadu dan Tepat Sasaran

204
×

Kartu Huma Betang Sejahtera Dipacu Jadi Instrumen Pelayanan Terpadu dan Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Kartu Huma Betang Sejahtera Dipacu Jadi Instrumen Pelayanan Terpadu dan Tepat Sasaran
KEBERSAMAAN - Polda Kalteng melaksanakan buka puasa bersama di hadiri Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo dan Unsur Forkopimda Kalteng, Jum'at (27/3) lalu. FOTO MMC-KALTENG

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung mewakili Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memimpin Rapat Koordinasi Unsur Pendukung Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (26/2).

Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai bagian dari upaya mematangkan kesiapan pelaksanaan program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang bertujuan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Leonard, ditegaskan bahwa Program Kartu Huma Betang Sejahtera merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan sosial yang tepat sasaran.

“Kartu Huma Betang Sejahtera adalah komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan dukungan tepat sasaran,” tegas Leonard saat membacakan sambutan gubernur.

Menurutnya, KHBS tidak hanya diposisikan sebagai program bantuan semata, tetapi dirancang sebagai bagian dari sistem pelayanan publik yang terintegrasi dan melibatkan berbagai perangkat daerah serta pemangku kepentingan terkait.

“Program Kartu Huma Betang Sejahtera bukan sekadar simbol kebijakan, tetapi instrumen pelayanan yang harus dikelola secara terintegrasi, akuntabel, dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Leonard menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan program sangat ditentukan oleh soliditas koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari tahap verifikasi dan validasi data calon penerima hingga distribusi manfaat di lapangan.

Ia mengingatkan seluruh unsur pendukung untuk memastikan kesiapan teknis, baik dari sisi data, sistem pendukung, maupun mekanisme pengawasan agar implementasi program berjalan efektif dan transparan.

“Saya menegaskan seluruh unsur pendukung bergerak bersama, menyamakan langkah, dan memastikan pelaksanaannya tepat sasaran serta memberi dampak nyata bagi masyarakat,” pungkas Leonard.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap Program Kartu Huma Betang Sejahtera dapat menjadi instrumen kebijakan yang memperkuat jaring pengaman sosial daerah sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.ldw/red