SAMPIT/TABENGAN.CO.ID- Usaha parsel Ramadan di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami peningkatan pesat pada tahun ini.
Seorang pelaku usaha parsel di kota Sampit Triberry mengungkapkan, sejak awal Ramadan hingga pertengahan bulan, permintaan parsel sudah mencapai lebih dari 3.000 paket.
Untuk memenuhi tingginya permintaan tersebut, usaha parcel ini melibatkan sekitar 12 orang pekerja yang khusus menangani proses pembuatan, mulai dari menata, menyusun hingga mendekorasi parcel agar terlihat menarik.
“Sejak awal Ramadan sudah lebih dari 3.000 parcel yang dibuat. Tahun lalu sekitar 2.000 parcel, jadi tahun ini memang meningkat cukup pesat,” ungkapnya, Senin (16/3/2026).
Dilanjutkannya, harga parsel yang ditawarkan pun cukup beragam, sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat. Parsel dijual mulai dari harga Rp50 ribu hingga Rp1 juta, tergantung isi dan dekorasi yang dipilih oleh pembeli.
Menurutnya, parsel dengan harga Rp50 ribu menjadi salah satu yang paling banyak diminati karena dinilai lebih terjangkau bagi masyarakat. Meski begitu, parcel dengan harga lebih tinggi juga tetap diminati, terutama oleh instansi dan pelanggan tertentu.
Dijelaskannya, pesanan parsel tidak hanya datang dari warga Sampit, tetapi juga dari luar daerah seperti Kabupaten Seruyan dan Pangkalan Bun.
Bahkan, layanan pengantaran gratis disediakan untuk wilayah dalam kota Sampit guna memudahkan pelanggan.
“Kalau dalam kota kami gratiskan pengantaran, jadi pembeli tidak perlu repot mengambil dengan minimal pembelian,” ujarnya.
Dikatakan Triberry, sebagian besar pembeli berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah, namun ada juga pesanan dalam jumlah besar dari instansi Pemerintah dan kalangan pejabat.
Usaha parsel tersebut telah dijalankan sekitar tujuh tahun. Awalnya, Triberry hanya belajar membuat parsel dengan bekerja pada orang lain selama tiga tahun sebelum akhirnya membuka usaha sendiri.
Kini, dengan kreativitas dalam membuat model parsel yang bervariasi mulai dari yang sederhana hingga yang lebih eksklusif usahanya terus berkembang dan mampu menarik banyak pelanggan.
“Tahun ini luar biasa, omzetnya sudah di atas ratusan juta ya mungkin sekitar Rp 200 juta an, Permintaan juga terus bertambah setiap hari menjelang Lebaran,” katanya. (C-May)











