Kepala DPPPAPPKB Kotim dr Ahmad Yusi bersama tim ketika menyambangi terminal Patih rumbih Sampit (Maya Selviani)
SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menghadirkan layanan keluarga berencana (KB) gratis bagi para pemudik selama arus mudik Lebaran 2026.
Kepala DP3AP2KB Kotim dr Achmad Yusi menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Bangga Kencana yang bertujuan memberikan pelayanan KB sekaligus edukasi kepada masyarakat, khususnya para pemudik.
“Ini merupakan wujud aksi nyata kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama pemudik. Karena sering kali saat mudik, mereka sibuk sehingga lupa masa berlaku KB,” ujarnya, Rabu (18/3).
Yusi yang saat jtu didampingi Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DPPPAPPKB Kotim Yulia Kartika Sari mengatakan pelayanan yang diberikan meliputi kontrasepsi sederhana seperti pil KB, suntik KB, hingga pembagian kondom. Selain itu, petugas juga menyediakan layanan konseling bagi pasangan usia subur.
Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan tindakan lebih lanjut seperti metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), petugas akan merujuk pasien ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Pelayanan ini gratis, dengan dua petugas yang berjaga setiap hari. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terminal untuk mengetahui jadwal kedatangan pemudik agar pelayanan bisa optimal,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, DP3AP2KB bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kotim. Kolaborasi ini dinilai sangat membantu, terutama dalam penyediaan tenaga pelayanan dan distribusi obat-obatan.
“Jargon kami, ada KB pasti ada bidan. Jadi kami selalu berkoordinasi. Obat-obatan dari dinas, pelayanan dilakukan bersama bidan,” ungkap perwakilan IBI.
Layanan ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaan dan berlangsung mulai 17 Maret hingga penutupan arus mudik, serta akan dilanjutkan kembali saat arus balik pada 23–25 Maret 2026.
Adapun lokasi posko layanan tersebar di tiga titik strategis, yakni Terminal Patih Rumbih, kawasan Islamic Center, dan Pelabuhan Sampit. Jam operasional menyesuaikan lokasi, mulai pagi hingga malam hari dengan sistem dua shift.
Di Terminal Patih Rumbih, layanan dibuka pukul 13.00 hingga sekitar pukul 21.00–22.00 WIB. Sementara di Islamic Center dan pelabuhan, layanan tersedia sejak pagi hingga sore hingga malam hari, menyesuaikan kedatangan penumpang.
Setiap posko dijaga oleh satu bidan yang didampingi tenaga kesehatan lain seperti perawat, sehingga pelayanan tetap optimal.
DP3AP2KB berharap melalui layanan ini, para pemudik tetap dapat menjaga kesehatan reproduksi selama perjalanan, serta kembali ke Kotim dalam keadaan selamat.
“Kami berdoa semoga perjalanan masyarakat lancar, bisa berkumpul dengan keluarga, dan kembali ke Kotim dengan selamat,” tutupnya. May/jsi-red











