Spirit Kalteng

Teras  Desak Pemda Cermat Atasi Masalah BBM

223
×

Teras  Desak Pemda Cermat Atasi Masalah BBM

Sebarkan artikel ini
Agustin Teras Narang

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Kalimatan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang mengingatkan, pemerintah daerah perlu semakin cermat dalam menganalisis dampak dari konflik di Selat Hormuz yang berdampak pada daerah.

Menurutnya, sikap arif dalam merumuskan langkah di tengah kesulitan hari ini, perlu dibangun dan pemerintah daerah perlu membangun komunikasi serta sosialisasi yang masif pada masyarakat untuk menghadapi situasi sulit bersama-sama.

“Saya membaca surat edaran Wali Kota Palangka Raya terkait pengaturan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) baik yang subsidi maupun non subsidi. Saya mendukung ada pengaturan ini, sembari mendorong juga agar sebagaimana poin keempat soal sosialisasi, bukan saja Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU yang melakukan. Sebaliknya pemerintah kota dan jajaran juga menyampaikan, khususnya latar belakang dan tujuan baik yang ada di dalamnya,” kata Teras, Kamis (7/5//2026).

Pada sisi lain, lanjut mantan Gubernur Kalteng dua periode ini, pemerintah perlu mendorong masyarakat untuk dari keluarga masing-masing membangun semangat solidaritas sosial di tengah situasi kenaikan harga BBM ini. Perlu penyadartahuan kepada masyarakat atas apa kondisi geopolitik dan kebijakan publik yang datang dari luar daerah namun harus kita rasakan dampaknya.

“Apa konsekuensi situasi ini, bagaimana pemerintah kota dan mungkin pemerintah provinsi akan menyikapi serta mengantisipasi, hingga apa yang perlu dilakukan masyarakat pada ranah pribadi. Termasuk misalnya mendorong perilaku hemat energi di tengah kondisi hari ini,” ujarnya.

Secara pribadi, Teras juga mengajak masyarakat untuk menyikapi surat edaran soal pengendalian BBM di Kota Palangka Raya ini, sebagai momen untuk lebih arif dalam memilih pilihan perjalanan yang memicu konsumsi tinggi terhadap BBM.

Memprioritaskan kebutuhan untuk perjalanan yang tak bisa dielakkan ketimbang keinginan yang bisa ditunda, dan mulai melakukan efisiensi perjalanan. Juga secara khusus agar penggunaan BBM diprioritaskan untuk kepentingan transportasi publik atau logistik yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Ia berharap situasi di tengah kenaikan harga BBM ini juga tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan pribadi, termasuk untuk penimbunan atau pembelian di luar dari pengaturan yang ada.

Teras mengajak, mari bersama menjaga stabilitas perekonomian dan sosial politik daerah, serta bersama berkolaborasi mengatasi dampak situasi global dan kebijakan nasional yang harus diterima daerah dengan lebih cermat.

“Mari membangun semangat gotong royong, untuk menjaga daerah kita dari tekanan ekonomi yang menyulitkan pembangunan ke depan imbas dari kenaikan BBM hari ini. Kalau bukan kita, siapa lagi?  Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” ajak Teras Narang. hil/red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *