-
PEMKAB PULANG PISAU

Banjir Pulpis Surut, 9 Jiwa Dievakuasi

214
×

Banjir Pulpis Surut, 9 Jiwa Dievakuasi

Sebarkan artikel ini
MULAI SURUT-Kondisi banjir di Desa Bukit Liti, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, berangsur surut, Selasa (19/5/2026). FOTO TABENGAN/BPBD PULPIS
-

PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID – Debit air banjir di Desa Bukit Liti, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), kini mulai surut. Meski demikian, kejadian tersebut telah mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Bahkan, 9 jiwa sempat dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pulpis Herman Wibowo melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Sinohitu, Selasa (19/5/2026), mengatakan, banjir ini disebabkan curah hujan intensitas sedang hingga tinggi yang berlangsung secara terus-menerus selama kurang lebih 3 hari 2 malam.
Akibat kondisi tersebut, debit air di sekitar permukiman mengalami peningkatan hingga meluap ke area permukiman masyarakat. Berdasarkan hasil pemantauan Tim BPBD di lapangan, terdapat dua titik lokasi yang terdampak banjir.

“Yaitu di ruas jalan lintas dengan panjang genangan kurang lebih 250 meter, dengan ketinggian air mencapai lebih kurang 70–80 cm, dan ruas jalan poros desa dengan panjang genangan kurang lebih 100 meter, dengan ketinggian air berkisar lebih kurang 25–40 cm,” jelas Sinohitu.

Dampak dari kejadian tersebut mengakibatkan 3 unit rumah warga terendam, 1 unit bangunan warung mengalami kerusakan sedang, sebagian masyarakat melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman, serta aktivitas masyarakat dan akses transportasi di sekitar lokasi mengalami gangguan.
“Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim BPBD Kabupaten Pulang Pisau melaksanakan kegiatan kaji cepat (rapid assessment) guna mengetahui kondisi terkini di lapangan serta mengidentifikasi kebutuhan penanganan darurat,” bebernya.

Ia menyebutkan, warga yang terdampak banjir ada 3 KK/13 jiwa, dan yang mengungsi sebanyak 4 jiwa, rumah terendam sebanyak 3 unit, 1 unit warung mengalami rusak sedang dan ruas jalan terendam.

Sedangkan di Kelurahan Bukit Rawi, juga dilakukan evakuasi sebanyak 5 jiwa terdiri dari 2 lansia, 1 dewasa dan 2 anak-anak atau sebanyak  3 KK, terdampak banjir  3 rumah, dan 2 kandang ayam.

“BPBD Pulang Pisau menerima laporan bahwa terdapat permintaan evakuasi dari masyarakat rentan yang terkena banjir di Desa Bukit Rawi depan SPN. Kemudian berkoordinasi dengan kepala desa setempat,” ungkapnya.
Untuk Bukit Rawi, jelas dia, sudah dilaksanakan evakuasi oleh Tim Pusdalops-PB regu C BPB-PK Provinsi Kalimantan Tengah. Di daerah terdampak juga telah dilakukan penyaluran bantuan logistik kepada warga, mengingat sebagian area dapur rumah warga masih terendam banjir.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemasangan spanduk atau papan imbauan di lokasi terdampak banjir guna meningkatkan kewaspadaan bagi pengguna jalan yang melintas.

“Bagi pengguna kendaraan roda dua, disarankan memanfaatkan feri darurat yang disediakan oleh masyarakat setempat guna menghindari kendala saat melintasi area genangan banjir,” imbaunya.

Sinohitu menambahkan, pemerintah desa diharapkan dapat mengajukan proposal atau permohonan pembangunan infrastruktur alternatif berupa peninggian badan jalan serta pembuatan saluran drainase menuju Sungai Maluku (anak Sungai Kahayan) guna mengurangi risiko banjir di kemudian hari.
Selain itu, kata Sinohitu, perlu dilakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait, antara lain PUPR Provinsi, PUPR Kabupaten, Balai Jalan Nasional Wilayah Kalteng, serta BPB-PK Provinsi guna mendukung percepatan penanganan dan mitigasi bencana. mye/gie-red

 

 

-
-
-