PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran secara resmi melepas keberangkatan Kontingen PESPARAWI Provinsi Kalimantan Tengah yang akan mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara pelepasan tersebut dan menyampaikan kebanggaannya dapat bertemu langsung dengan para peserta yang akan mewakili Kalimantan Tengah di tingkat nasional.
“Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas kasih karunia-Nya, kita bisa menghadiri acara Pelepasan Kontingen PESPARAWI Provinsi Kalimantan Tengah dalam keadaan sehat dan penuh sukacita. Suatu kebanggaan bagi saya karena dapat berkumpul bersama peserta Kontingen Kalteng yang akan bertanding pada PESPARAWI Nasional XIV yang akan diselenggarakan di Manokwari, Papua Barat,” ujar Agustiar Sabran, di Palangka Raya, Minggu (14/6).
Gubernur juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini dijalankan pemerintah. Menurutnya, efisiensi harus dimaknai sebagai upaya meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran demi kesejahteraan masyarakat.
“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini dijalankan pemerintah, saya mengajak kita semua untuk semakin kreatif dan produktif. Efisiensi bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat, tetapi memastikan setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Agustiar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan kontingen, mulai dari panitia, pelatih, official, pendamping hingga keluarga peserta.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya menyampaikan penghargaan yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berkolaborasi mempersiapkan kontingen ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PESPARAWI bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan iman, pengembangan bakat, dan penguatan persaudaraan umat Kristiani. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, selaras dengan falsafah Huma Betang yang menjadi identitas masyarakat Kalimantan Tengah.
“PESPARAWI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan iman, pengembangan talenta, dan penguatan persaudaraan umat Kristiani. Semangat ini sejalan dengan falsafah Huma Betang yang mengajarkan hidup rukun dalam keberagaman, saling menghormati, dan memperkokoh persatuan dalam bingkai NKRI,” tuturnya.
Gubernur berpesan agar seluruh anggota kontingen menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kekompakan, serta menjaga sikap selama mengikuti kegiatan nasional tersebut.
“Oleh karena itu, saya berpesan agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kekompakan, serta menunjukkan sikap yang ramah dan santun. Tanamkan semangat Isen Mulang, yaitu semangat pantang menyerah untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Menurut Agustiar, capaian prestasi memang menjadi harapan bersama, namun yang lebih penting adalah memperkuat persaudaraan serta menyebarkan pesan damai dan persatuan bagi bangsa Indonesia.
“Prestasi merupakan harapan bersama, tetapi yang terpenting adalah memperkuat persaudaraan serta menyebarkan pesan damai dan persatuan bagi bangsa Indonesia,” katanya.
Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, official, pendamping, dan orang tua yang telah memberikan dukungan penuh kepada para peserta.
“Dukungan, perhatian, dan doa yang diberikan menjadi bagian penting dalam setiap keberhasilan yang diraih,” ujarnya.
Mengakhiri acara, Gubernur Kalimantan Tengah secara resmi melepas dan memberangkatkan kontingen PESPARAWI menuju Manokwari untuk mengikuti PESPARAWI Nasional XIV.
“Akhirnya, dengan memohon rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Kontingen Provinsi Kalimantan Tengah untuk mengikuti PESPARAWI Nasional XIV di Manokwari secara resmi saya lepas dan berangkatkan. Kiranya Tuhan senantiasa memberi berkat, kebanggaan, serta sukacita bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkasnya.ldw/ded-red











