-
Hukrim

Polda Kalteng Perkuat Kolaborasi Dukung Swasembada Pangan

351
×

Polda Kalteng Perkuat Kolaborasi Dukung Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini
PANEN-Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Gubernur Agustiar Sabran panen jagung, belum lama ini. FOTO HMS POLDA KALTENG
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat peran dalam mendukung program swasembada pangan sebagai salah satu prioritas nasional menuju Indonesia Emas 2045. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, kelompok tani, dunia usaha, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan program strategis yang membutuhkan dukungan seluruh elemen.

“Swasembada pangan merupakan program prioritas nasional yang harus didukung bersama. Karena itu, Polda Kalimantan Tengah terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, kelompok tani, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan ketahanan pangan di Kalimantan Tengah,” ujarnya, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.

Sepanjang 2025 hingga 2026, Polda Kalteng mencatat panen jagung di lahan seluas 16.066 hektare dengan total produksi mencapai 72.478 ton. Capaian tersebut melibatkan 242 kelompok tani binaan Polri yang beranggotakan 2.687 petani.

“Capaian ini bukan sekadar angka produksi, tetapi bukti bahwa sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” katanya.

Selain meningkatkan produksi, Polda Kalteng juga mendorong berbagai inovasi di sektor pertanian. Di antaranya penanaman jagung dengan sistem tumpang sari di lahan perkebunan sawit seluas 400 hektare, pengembangan pakan ternak berbahan jagung, pemanfaatan limbah jagung sebagai pakan ternak, pengembangan produk UMKM berbahan dasar jagung, pembuatan pestisida berbasis fermentasi, hingga pengembangan pupuk kompos Gawi Barinjam di Kabupaten Sukamara.

Menurut Iwan, inovasi tersebut menjadi bukti bahwa dukungan Polri terhadap swasembada pangan tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil panen, tetapi juga menciptakan nilai tambah hasil pertanian serta memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, Polda Kalteng juga memperluas akses pembiayaan bagi petani melalui kerja sama dengan Bank Himbara. Sebanyak 17 kelompok tani yang melibatkan 44 petani telah memperoleh fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total pembiayaan mencapai Rp957 juta.

Pendampingan kepada kelompok tani juga terus dilakukan melalui koordinasi dengan instansi terkait, mulai dari penyediaan sarana produksi, peningkatan kapasitas petani, hingga pengembangan usaha berbasis hasil pertanian.

“Dengan penguatan akses pembiayaan, penyaluran bantuan sarana produksi pertanian, serta pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap kesejahteraan petani terus meningkat seiring terwujudnya swasembada pangan di Kalimantan Tengah,” tutupnya. fwa

 

-
-
-