PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai secara serentak di seluruh sekolah jenjang SMA, SMK, dan SKH di Kalimantan Tengah. Kegiatan ini menjadi momentum bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, serta membangun karakter positif sebagai bekal menempuh pendidikan.
Di SMAN 1 Palangka Raya, kegiatan MPLS berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat. Sebanyak 432 peserta didik baru mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan pra-MPLS pada 10–11 Juli 2026, kemudian dilanjutkan pelaksanaan MPLS utama pada 13–17 Juli 2026.
Kepala SMAN 1 Palangka Raya, Drs. H. Arbusin, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat dukungan guru, panitia, serta partisipasi aktif para siswa baru. Menurutnya, MPLS bukan sekadar pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai positif sejak hari pertama belajar.
“Alhamdulillah, pelaksanaan MPLS di SMAN 1 Palangka Raya berjalan lancar, aman, tertib, dan ceria. Sebanyak 432 murid baru mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias,” ujarnya kepada Tabengan, Selasa (14/7/2026).
Arbusin berharap melalui MPLS, seluruh peserta didik dapat membangun sikap saling menghormati dan menghargai sesama teman, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh keluarga besar SMAN 1 Palangka Raya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membuka wawasan para siswa untuk menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
Ia menambahkan, pihak sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Melalui MPLS yang edukatif dan menyenangkan, sekolah ingin menumbuhkan rasa percaya diri, disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan di kalangan peserta didik baru.
“Harapan kami, seluruh siswa baru dapat beradaptasi dengan cepat, memiliki motivasi untuk terus berprestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik, serta menjaga nama baik sekolah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin, integritas, dan karakter yang baik,” tutup Arbusin. rmp/rca-red











